Perbaikan Tata Letak Produksi UMKM Seblak Menggunakan Activity Relationship Chart (ARC)

Authors

  • Ruspendi Institut Teknologi Perusahaan Listrik Negara Author
  • Utami Wahyuningsih Author
  • Olivia Nur Fitria Dewi Author
  • Nia Anggraeni Author
  • Shofi Novitasari Author

DOI:

https://doi.org/10.30998/joti.v8.i1.1892

Keywords:

Activity Relationship Chart; Tata Letak Fasilitas; Waktu Kerja; Ergonomi; UMKM

Abstract

Proses produksi seblak pada usaha makanan skala kecil masih menunjukkan ketidakefisienan waktu kerja yang dipengaruhi oleh tata letak stasiun kerja yang tidak terstruktur. Penempatan bumbu, peralatan, dan area kerja yang berjauhan menyebabkan meningkatnya waktu pengambilan, gerakan tidak bernilai tambah, serta ketidakteraturan alur kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan merancang perbaikan tata letak stasiun kerja menggunakan metode Activity Relationship Chart (ARC) guna meningkatkan efisiensi waktu kerja dan alur produksi. Metode penelitian dilakukan melalui observasi langsung, wawancara semi-terstruktur, dan pengukuran waktu kerja pada kondisi eksisting. Analisis hubungan kedekatan antaraktivitas dilakukan menggunakan ARC sebagai dasar perancangan tata letak usulan. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan waktu siklus produksi sebelum dan sesudah perbaikan tata letak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata letak eksisting memiliki waktu siklus produksi rata-rata sebesar 1.140,2 detik per pesanan, dengan aktivitas pengambilan bumbu, pengambilan peralatan, dan proses memasak sebagai penyumbang waktu terbesar. Penerapan tata letak usulan berbasis ARC mampu menurunkan waktu siklus produksi menjadi 819,4 detik, melalui pengelompokan aktivitas dengan tingkat kedekatan tinggi dalam satu zona kerja dan perbaikan alur pergerakan operator. Selain peningkatan efisiensi waktu, tata letak usulan juga meningkatkan keteraturan ruang kerja, ergonomi, dan aspek higienitas produksi. Dengan demikian, metode ARC terbukti efektif sebagai pendekatan perancangan tata letak pada usaha makanan skala kecil untuk meningkatkan kinerja sistem kerja.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] S. Yazdanirad, G. Pourtaghi, M. Raei, and M. Ghasemi, “Development of modified rapid entire body assessment (MOREBA) method for predicting the risk of musculoskeletal disorders in the workplaces,” BMC Musculoskelet. Disord., vol. 23, no. 1, pp. 1–13, 2022, doi: 10.1186/s12891-022-05011-7.

[2] J. A. Tompkins, J. A. White, Y. A. Bozer, and J. M. A. Anchoco, Facilities Planning FOURTH EDITION. John Wiley & Sons. 2010.

[3] K. Yusup and T. M. Iqbar, “Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas Menggunakan Metode Arc Guna Memaksimalkan Produktivitas Pekerja Pada Pembuatan Rokok Di Cv Rotama Tasikmalaya,” J. Ind. Galuh, vol. 5, no. 1, pp. 1–7, 2023.

[4] B. I. P. Putra and F. P. C. Putra, “Re-planning the Layout of Production Facilities Using the Method Activity Realition Chart (ARC) At PT. Betts Indonesia Perencanaan Ulang Tata Letak Fasilitas Produksi Dengan Menggunakan Metode Activity Realition Chart (ARC) Di PT. Betts Indonesia,” J. Res. Technol., vol. 9, no. 2, pp. 145–150, 2023, doi: 10.55732/jrt.v9i2.1106.

[5] A. A. U. Nugeroho, “Usulan Perbaikan Tata Letak Fasilitas Pabrik Tahu dengan Metode Systematic Layout Planning,” J. Optimasi Tek. Ind., vol. 3, no. 2, p. 65, 2021, doi: 10.30998/joti.v3i2.10452.

[6] Fitrafahira Amelia, A. H. Manurung, M. Anggraeni, N. M. Nasution, K. A. Husyairi, and T. N. Ainun, “Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas Melalui Metode Activity Relationship Chart (ARC) Dan Activity Relationship Diagram (ARD),” J. Teknol. dan Manaj. Ind. Terap., vol. 3, no. 2, pp. 171–180, 2024, doi: 10.55826/jtmit.v3i2.362.

[7] I. Widia, T. G. Bhagya, and P. Anggaliya, “Proposed Improvement of Production Facility Layout at PT XYZ Using Activity Relationship Chart (ARC) Method to Minimize Material Handling Costs,” Sainteks J. Sain dan Tek., vol. 7, no. 2, p., 2023.

[8] F. Febriani and F. Wurjaningrum, “Systematic Layout Planning to Improve Facility Layout in Small and Medium Food Enterprise,” Southeast Asian Bus. Rev., vol. 2, no. 2, pp. 111–117, 2024, doi: 10.20473/sabr.v2i2.60850.

[9] D. Santoso, M. Pradipto, and R. Setiowati, “Usulan Layout Lantai Produksi Industri Mebel Menggunakan Systematic Layout Planning dan Simulasi,” J. Optimasi Tek. Ind., vol. 4, no. 1, p. 7, 2022, doi: 10.30998/joti.v4i1.11644.

[10] R. Muther, Systematic Layout Planning. Management & Industrial Research Publications, 1973.

[11] S. Wignjosoebroto, Ergonomi: Studi Gerak dan Waktu. Guna Widya, 2009.

[12] A. Benjamin W, Methods, Standards, and Work Design. New York: McGraw-Hill, 2009.

Downloads

Published

2026-04-02

How to Cite

Perbaikan Tata Letak Produksi UMKM Seblak Menggunakan Activity Relationship Chart (ARC). (2026). Jurnal Optimasi Teknik Industri (JOTI), 8(1), 25-34. https://doi.org/10.30998/joti.v8.i1.1892