Rijsttafel: Jamuan Eropa Dan Budaya Kuliner Kuliner Di Batavia Tahun 1901 – 1942
DOI:
https://doi.org/10.30998/qrddp459Keywords:
rijsttafel, budaya kuliner, Batavia, Hindia Belanda, kolonialismeAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan budaya kuliner rijsttafel sebagai jamuan bergaya Eropa di Batavia pada tahun 1901–1942 serta pengaruhnya terhadap kehidupan sosial masyarakat kolonial. Rijsttafel merupakan tradisi jamuan makan yang berkembang pada masa Hindia Belanda dengan menyajikan berbagai jenis makanan Nusantara dalam satu meja hidangan. Tradisi ini awalnya berkembang di kalangan masyarakat Eropa dan elite kolonial sebagai simbol status sosial, kemewahan, serta bentuk adaptasi terhadap budaya lokal di Hindia Belanda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode sejarah yang meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, dokumentasi, dan analisis sumber-sumber sejarah berupa arsip, surat kabar kolonial, buku, serta foto-foto pada masa kolonial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rijsttafel berkembang menjadi bagian penting dari budaya kuliner di Batavia pada awal abad ke-20. Tradisi ini tidak hanya menjadi kebiasaan makan masyarakat Eropa, tetapi juga menjadi sarana interaksi sosial antara masyarakat Eropa, pribumi, dan kelompok elite lainnya. Selain itu, perkembangan rijsttafel turut memperlihatkan adanya proses akulturasi budaya antara tradisi kuliner Eropa dan Nusantara. Namun, pada masa pendudukan Jepang tahun 1942, tradisi rijsttafel mulai mengalami kemunduran akibat perubahan kondisi politik dan sosial di Hindia Belanda. Oleh karena itu, rijsttafel menjadi salah satu bukti sejarah perkembangan budaya kuliner kolonial di Batavia yang mencerminkan interaksi budaya pada masa Hindia Belanda.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Fani Apriliani, Taufik, Yeni Handayani (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish in this journal agree to the following terms:
-
Copyright of the article remains with the author(s).
-
The author(s) grant the journal the right of first publication.
-
Articles are published under the Creative Commons Attribution (CC BY) license, which allows others to share and adapt the work for any purpose, provided that proper credit is given to the author(s) and the original publication in this journal.
By submitting a manuscript, the author(s) confirm that the work is original, has not been published elsewhere, and does not violate any copyright or ethical standards.




