“Bingput” hingga “BLW”: Kajian Sosiolinguistik terhadap Penggunaan Abreviasi Istilah Parenting di Media Sosial
DOI:
https://doi.org/10.30998/ap5qms34Keywords:
Istilah Parenting, Singkatan, Akronim, Abreviasi, Sosiolinguistik, Media SosialAbstract
Media sosial saat ini digunakan secara masif sebagai sarana komunikasi secara luas, termasuk komunitas parenting, untuk bertukar informasi secara spesifik mengenai pertumbuhan dan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui singkatan istilah yang biasa digunakan oleh orang tua muda dalam komunitas parenting di media sosial. Penelitian ini juga mendiskusikan tentang makna dan fungsi dari singkatan istilah parenting dalam media sosial tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berdasarkan kajian sosiolinguistik. Data dalam penelitian ini diperoleh dari unggahan dan komentar di akun-akun parenting pada media sosial Instagram dan TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat total 35 abreviasi istilah parenting yang dikategorikan dalam empat kelompok utama, yakni Kesehatan Ibu dan Anak, Makanan dan Minuman, Konteks Keluarga, dan Tumbuh Kembang Anak. Abreviasi dari istilah parenting terbentuk dari penggabungan suku kata awal dan pengekalan huruf awal dari masing-masing kata. Singkatan-singkatan tersebut digunakan untuk membangun komunikasi yang efisien, ringkas, kreatif, dan sopan. Selain itu, singkatan-singkatan tersebut juga merupakan bentuk identitas penutur sebagai orang tua muda yang modern.
Downloads
References
Andriani, M., & Wirjatmadi, B. (2012). Peranan Gizi Dalam Siklus Kehidupan (1 ed.). Kencana Media Group.
Androutsopoulos, J. (2014). Mediatization and Sociolinguistic Change (Vol. 36). De Gruyter.
Ardhana, M. R., Ahmad, M. R., & Rijal, S. (2021). Adjektiva Educational Languages and Literature Studies Penggunaan Variasi Bahasa di Media Sosial Twitter: Kajian Sosiolinguistik. Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies, 3(1), 1–9. https://doi.org/10.30872/adjektiva.v4i1.1444
Bajuri, M. Z. J., Rahman, F., & Ilma, A. A. (2025). Perkembangan Bahasa di Media Sosial: dari Bahasa Gaul Hingga Singkatan Populer. Jurnal Pujangga, 10(2), 150–166. https://doi.org/https://doi.org/10.47313/pujangga.v10i2.3910
Cenderamata, R. C., & Sofyan, A. N. (2018). Abreviasi dalam Percakapan Sehari-Hari di Media Sosial: Suatu Kajian Morfologi. Metahumaniora, 8(2), 238–248.
Chaer, A. (2014). Linguistik Umum. Jakarta: PT RINEKA CIPTA.
Chumairoh, N., & Ika Suryaningsih, I. H. (2021). Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Feeding Rules pada Batita Gerakan Tutup Mulut (GTM). CoMPHI Journal: Community Medicine and Public Health of Indonesia Journal, 1(3), 148–154. https://doi.org/https://doi.org/10.37148/comphijournal.v1i3.28
Fitriana, R. A., Yulinda, F., & Febriani, Y. (2024). Penggunaan Akronim di Media Sosial. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan, 4(2), 18–25. https://doi.org/10.55606/cendikia.v4i2
Gao, T. (2025). A Corpus-Based Study of Linguistic Features and Communicative Functions of English Abbreviations in Social Media. Communications in Humanities Research, 75(1), 115–122. https://doi.org/10.54254/2753-7064/2025.ht26598
Gervasio, M. (2024). Word Formation Processes in The Context of Social Media Discourse: A Case of Chuka University Students. International Journal for Multidisciplinary Research (IJFMR), 6(5), 1–10. www.ijfmr.com
GoodStats. (2025). Indonesia digital report 2025: Social media use. We are social. .
Hafiza, H., Wani, A. P., Fitri, A., Sihombing, E., Hutajulu, D. E. B., & Nababan, T. (2025). The Relationship between Characteristics and Mother’s Behavior in Providing Complementary Feeding with the Occurrence of Closed Mouth Movement (GTM) and Nutritional Status of Infants Aged 12-24 Months. Journal of Pharmaceutical and Sciences, 8(2), 975–982. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v8i2.878
Hidayah, Q. A. N., Amilia, F., & Anggraeni, A. W. (2025). Akronim Makanan pada Platform Digital (Kajian Sosiolinguistik). Sastranesia:Jurnal Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, 13(01), 2025. https://doi.org/10.32682/pkkjjh02
Kridalaksana, H. (2007). Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia. PT Gramedia.
Kridalaksana, H. (2009). Kamus Linguistik (4 ed.). Gramedia.
Moleong, L. J. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. PT Remaja.
Nahira, & Sumarni. (2024). Edukasi Baby Led Weaning Sebagai Upaya Perbaikan Status Gizi Bayi Dan Balita Di Puskesmas Pattingalloang. Jurnal Inovasi dan Sosial Pengabdian, 1(1), 79–85. https://doi.org/https://doi.org/10.62383/transformasi.v1i1.89
Naura, N. J., & Kartisari, R. D. (2024). Pengaruh Media Sosial terhadap Perubahan Bahasa: Analisis Sosiolinguistik pada Gaya Bahasa dalam Postingan di Twitter. JEIL: Journal Educational of Indonesia Language, 5(1), 46–52. https://doi.org/https://doi.org/10.36269/jeil.v5i1.2337
Prakoso, A. L. D., Putri, T. A., Pulungan, H. K., Purba, G. F., Sihombing, D. D. C., Kusyasi, A. N., & Rumapea, A. M. R. (2025). Penggunaan Singkatan, Akronim, dan Campuran Kode Bahasa Indonesia di Media Sosial. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(8), 63–69. https://doi.org/10.5281/zenodo.17314996
Putri, S. I., & Wibowo, Y. N. A. (2024). Bentuk Abreviasi pada Bahasa Gaul Gen Z dalam Akun X @tanyarlfes (Kajian Morfologi). Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 11(3), 288–297.
Putro, W. G., Saraswati, Y. I., Hasan, H. M., & Romlah, S. N. (2022). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Untuk Mencegah Penularan Covid 19 Pada Siswa SMK Muhammadiyah Parakan Tahun 2021. Journal of Midwifery Care, 2(02), 106–113. https://doi.org/10.34305/jmc.v2i2.477
Ramadhanti, A. I., Amilia, F., & Suaedi, H. (2024). Variasi Bahasa dalam Bahasa Gaul di Media Sosial. An-Nas: Jurnal Humaniora, 8(2), 163–180. www.jurnal.unswagati.ac.id.
Risnawaty, G. (2016). Faktor Determinan Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Pada Masyarakat di Tanah Kalikedinding. Jurnal Promkes, 4, 70–81.
Rusti, Sutardi, & Mustofa. (2025). Bahasa Gaul pada Media Sosial Siswa Sekolah Dasar: Kajian Sosiolinguistik. LISTRA: Jurnal Linguistik Sastra Terapan, 2(2), 13–22. https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/LISTRA/index||https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/LISTRA/index
Saifudin, A. (2006). Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. YBPSP.
Santi, A., Mulyati, Y., & Hadianto, D. (2022). Bahasa Remaja Kaum Milenial: Bentuk Singkatan dan Pola Penggalan Kata dalam Media Sosial Twitter. Humanika, 29(1), 91–105. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/humanika.v29i1.44741
Sembiring, M. E. B., Hutabarat, S., Ansani, D., Sinaga, C., Putri, E., & Wulan, S. (2025). Variasi Bahasa dalam Komunikasi Digital: Studi Sosiolinguistik pada Platform Media Sosial. Jurnal Ilmu Pengetahuan Naratif, 06(1), 85–95. https://ijurnal.com/1/index.php/jipn
Siyoto, S., & Sodik, M. A. (2015). Dasar Metodologi Penelitian. Literasi Media Publishing.
Suhartiningsih, E. D., & Samaria, D. (2020). Gambaran Karakteristik Ibu Menyusui di Group Exclusive Pumping (E-Ping). Nursing Current, 8(2), 168–177.
Verlin, S., Darwis, M., & Hasjim, M. (2018). Abreviasi dalam Media Sosial Instagram. Jurnal Ilmu Budaya, 6(2), 277–286.
Zakiyah, A. M., Sari, Y. I., & Susetya, D. S. H. (2022). Use of Acronyms and Slang among Adolescents on Social Media. Radiant, 2(3), 195–206. https://doi.org/10.52187/rdt.v2i3.52
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Taofik Maulana, Tsabita Intan Tsaqifa (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






