Budaya Lisan Masyarakat Baduy sebagai Kearifan Lokal di Banten
DOI:
https://doi.org/10.30998/zrvrht77Keywords:
Warisan Budaya, Budaya Lisan, Masyarakat Baduy, Kearifan LokalAbstract
Warisan budaya lisan merujuk pada tradisi, ekspresi, cerita, bahasa, dan pengetahuan yang diturunkan secara lisan dari generasi ke generasi, yang mencerminkan identitas, nilai-nilai, keyakinan, dan sejarah suatu komunitas tanpa bergantung pada dokumentasi tertulis. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji warisan budaya lisan masyarakat Baduy di Banten sebagai bentuk kearifan lokal yang melekat dalam kehidupan adat, khususnya di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan berbagai informan kunci. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Baduy menjaga hubungan yang kuat dengan alam dan secara konsisten menjaga keseimbangan ekologis. Kearifan tradisional dalam pengelolaan sumber daya alam tercermin dalam pembagian wilayah menjadi tiga zona utama, yaitu reuma (pemukiman), heuma (lahan pertanian), dan leuweung kolot (hutan terlarang). Integrasi ketiga zona ini menunjukkan sistem ekologi yang berorientasi pada keberlanjutan. Selain itu, masyarakat Baduy terus melestarikan tradisi lisan yang diwariskan secara turun-temurun dalam bentuk pikukuh dan pitutur, yang berfungsi sebagai pedoman nilai, kepercayaan, dan praktik budaya masyarakat.
Downloads
References
Abdullah, O. MT. (2016). Peranan lembaga adat dalam proses enkulturasi nilai-nilai kearifan lokal tidore dan pengaruhnya terhadap pembentukan karakter remaja di kelurahan soasio, kota tidore kepulauan. EDUKASI, 13(2). https://doi.org/10.33387/j.edu.v13i2.46
Adat, D. P., & Religi, D. A. N. (2024a). Masyarakat adat kanekes baduy dalam pusaran adat, tradisi, dan religi. 3(2), 89–94.
Adat, D. P., & Religi, D. A. N. (2024b). Masyarakat adat kanekes baduy dalam pusaran adat, tradisi, dan religi. 3(2), 89–94.
A.Gunarwan. (1992). Direktif di Dalam Bahasa Indonesia di Antara Beberapa Kelompok Etnik di jakarta. In Pragmatik.
Anindryati, A. O., & Mufidah, I. (2020). Gambaran Kondisi Vitalitas Bahasa Daerah di Indonesia.
Caesarine, R. D., & Setyaningsih, Y. (2023). The Values of Local Wisdom in the Oral Tradition of Healing Spells for the People of Osing, Banyuwangi Regency: An Anthropolinguistic Study. KEMBARA Journal of Scientific Language Literature and Teaching, 9(2), 668–680. https://doi.org/10.22219/kembara.v9i2.26056
Cheng Beng, T., Tionghoa, E., Tanjung, K., Kabupaten, M., Serdang, D., Yeremia, B., & Andayani, T. (2020). Buddayah: Jurnal Pendidikan Antropologi. Jurnal Pendidilkan Antropologi, 2(1).
Erva, R. A. L., Yulia, Y., & Nisa, A. F. (2023). Implementasi Metode Outing Class di Sentra Industri Kerajinan Bambu Ngampiran Sebagai Sarana Apresiasi Karya Seni Berbasis Kearifan Lokal. JS (JURNAL SEKOLAH), 6(3). https://doi.org/10.24114/js.v6i3.35542
Fimansyah, W. (2020). Internalisasi Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Minangkabau Untuk Generasi Muda. Buddayah: Jurnal Pendidikan Antropologi, 2(2).
Hakim, L., Roveneldo, Al Jamiliyati, N. U., & Arjulayana. (2023). MEDAN MAKNA AKTIVITAS KAKI DALAM BAHASA SASAK DIALEK A-E. MABASAN, 17(1), 155–182. https://doi.org/10.26499/mab.v17i1.715
Handini, N., Mely Darwina, Yudistira, & Wahjoe Pangestoeti. (2025). PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM MENGOPTIMALKAN POTENSI EKONOMI LOKAL MELALUI INOVASI KEBIJAKAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN. JURNAL ILMIAH NUSANTARA, 2(5), 964–986. https://doi.org/10.61722/jinu.v2i5.5793
Hasanah, L. U. (Universitas 17 A. 1945 surabaya), & Andari, N. (Universitas 17 A. 1945 S. (2021). Tradisi Lisan sebagai Media Pembelajaran Nilai Sosial dan Budaya Masyarakat. Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa Dan Sastra Indonesia, 4(2), 48–66.
Ilmi, D.-. (2015). Pendidikan karakter berbasis nilai-nilai kearifan lokal melalui ungkapan bijak minangkabau. Islam Realitas: Journal of Islamic and Social Studies, 1(1). https://doi.org/10.30983/islam_realitas.v1i1.7
Khoiriyah, F., Fahri, A., Bramantio, B., & Sumargono, S. (2019). Sejarah Toponimi Daerah Transmigrasi Provinsi Lampung Melalui Tuturan Tradisi Lisan. Agastya: Jurnal Sejarah Dan Pembelajarannya, 9(2), 221. https://doi.org/10.25273/ajsp.v9i2.4419
Kurniawan, R. C. (2017). Piil Pesenggiri: A Concept of Political Power in Lampung Culture. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 21(1), 74. https://doi.org/10.22146/jsp.28702
Melati, F. V., & Rahardi, R. K. (2022). Revitalizing the Values of Local Wisdom in the Oral Tradition of “Nyangahatn” Dayak Kanayatn in Anthropolinguistic Perspective. Jurnal Arbitrer, 9(2), 107–117. https://doi.org/10.25077/ar.9.2.107-117.2022
Monica, S. S., Pamugkas, A. S., & Jaenudin, J. (2022a). Instrumen Literasi Matematika Model PISA dengan Konteks Budaya Baduy pada Tingkat SMP. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 8(4), 1459–1470. https://doi.org/10.31949/educatio.v8i4.3839
Monica, S. S., Pamugkas, A. S., & Jaenudin, J. (2022b). Instrumen Literasi Matematika Model PISA dengan Konteks Budaya Baduy pada Tingkat SMP. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 8(4), 1459–1470. https://doi.org/10.31949/educatio.v8i4.3839
Nurfalah, L., Claresya, C. S. De, & Bidjaksono, M. B. (2023a). Adaptasi masyarakat suku baduy luar terhadap perkembangan global berbasis kearifan lokal. Journal of Socio-Cultural Sustainability and Resilience, 1(1), 62–69. https://doi.org/10.61511/jscsr.v1i1.2023.182
Nurfalah, L., Claresya, C. S. De, & Bidjaksono, M. B. (2023b). Adaptasi masyarakat suku baduy luar terhadap perkembangan global berbasis kearifan lokal. Journal of Socio-Cultural Sustainability and Resilience, 1(1), 62–69. https://doi.org/10.61511/jscsr.v1i1.2023.182
Nurfarida, L., & Tustiantina, D. (2017a). Deskripsi Wacana Humor Dalam Upacara Adat Pernikahan Sebagai Wujud Pelestarian Tradisi Lisan Di Masyarakat. Jurnal Membaca (Bahasa Dan Sastra Indonesia), 2(2), 127. https://doi.org/10.30870/jmbsi.v2i2.2707
Nurfarida, L., & Tustiantina, D. (2017b). Deskripsi Wacana Humor Dalam Upacara Adat Pernikahan Sebagai Wujud Pelestarian Tradisi Lisan Di Masyarakat. Jurnal Membaca (Bahasa Dan Sastra Indonesia), 2(2), 127. https://doi.org/10.30870/jmbsi.v2i2.2707
Nurmaulida, A. (2023a). Potensi Memudarnya Budaya Suku Baduy Luar Terhadap Era Globalisasi. Jurnal Sitakara, 8(1), 45–53.
Nurmaulida, A. (2023b). Potensi Memudarnya Budaya Suku Baduy Luar Terhadap Era Globalisasi. Jurnal Sitakara, 8(1), 45–53.
Polit, D., & Beck, C. (2014). Qualitative Descriptive Studies. Essentials of Nursing Research: Appraising Evidence for Nursing Practice, (1), 1–2. http://downloads.lww.com/wolterskluwer_vitalstream_com/sample-content/9781451176797_Polit/samples/CS_Chapter_14.pdf
Pudjiastuti, S. R., Permatasari, A., Nandang, A., Kamila S, A., & Gunawan, I. (2023). Tantangan Dalam Menjaga Identitas Budaya Baduy Luar Dan Baduy Dalam Pada Era Perubahan. Jurnal Citizenship Virtues, 3(2), 630–637. https://doi.org/10.37640/jcv.v3i2.1876
Pujiati, T., Alfisuma, M., & Arjulayana, arjulayana. (2024). Sociopragmatic Study on Instagram Captions As A Media for Tourism Promotion in Bangkalan. Jurnal Pamator: Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo, 17(2).
Robby Nurtresna, Dika Ratu Marfu’atun, & Muhamad Yusar. (2023). Tantangan Masyarakat Adat Baduy Banten Kidul Terhadap Perubahan Sosial Budaya. Eksekusi : Jurnal Ilmu Hukum Dan Administrasi Negara, 1(2), 89–99. https://doi.org/10.55606/eksekusi.v1i2.587
Rummar, M. (2022). KEARIFAN LOKAL DAN PENERAPANNYA DI SEKOLAH Marthen. Syntax Tranformation, 3(12).
Subai, S., Hidayat, S., Jamaludin, U., & Leksono, S. M. (2023). Menggali Kearifan Lokal Untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan: Studi Etno-Pedagogi di Suku Baduy. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 17(4), 2886. https://doi.org/10.35931/aq.v17i4.2323
Sutisna, M., Hidayat, D. J., Sudrajat, M. A., Ramdani, R., & Malik, M. (2023a). Eksistensi Pikukuh Adat Sebagai Kontrol Sosial Pada Masyarakat Baduy di Desa Kanekes. Jurnal Citizenship Virtues, 3(2), 600–606. https://doi.org/10.37640/jcv.v3i2.1880
Sutisna, M., Hidayat, D. J., Sudrajat, M. A., Ramdani, R., & Malik, M. (2023b). Eksistensi Pikukuh Adat Sebagai Kontrol Sosial Pada Masyarakat Baduy di Desa Kanekes. Jurnal Citizenship Virtues, 3(2), 600–606. https://doi.org/10.37640/jcv.v3i2.1880
Syarbini, A. (2018a). Kearifan Lokal Baduy Banten. Refleksi, 14(1), 55–74. https://doi.org/10.15408/ref.v14i1.9577
Syarbini, A. (2018b). Kearifan Lokal Baduy Banten. Refleksi, 14(1), 55–74. https://doi.org/10.15408/ref.v14i1.9577
Wibawati, D., & Prabhawati, A. (2021). Upaya Indonesia untuk Mempromosikan Wisata Kuliner sebagai Warisan Budaya Dunia. Journal of Tourism and Creativity, 5(1). https://doi.org/10.19184/jtc.v5i1.21108
Wira, W. M. A., Sinaga, R., & Rufaida, E. (2020). Preservation of Meaning and Value of Local Wisdom Traditional House of Lampung Kepaksian Pernong West Lampung. International Journal …, IV(Ix), 24–27.
Yakti, S. W., Sriwana, I. K., & Rumanti, A. A. (2024a). System Dynamics Modelling for Tourism Carrying Capacity in Saba Budaya Baduy. Jurnal Kepariwisataan Indonesia: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Kepariwisataan Indonesia, 18(1), 17–40. https://doi.org/10.47608/jki.v18i12024.17-40
Yakti, S. W., Sriwana, I. K., & Rumanti, A. A. (2024b). System Dynamics Modelling for Tourism Carrying Capacity in Saba Budaya Baduy. Jurnal Kepariwisataan Indonesia: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Kepariwisataan Indonesia, 18(1), 17–40. https://doi.org/10.47608/jki.v18i12024.17-40
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Arjulayana, Merry Lapasau, Tri Pujiati (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






