Analisis Nilai Moral dan Nilai Sosial dalam Film Dua Garis Biru Karya Chand Parwez dan Dua Hati Biru Karya Gina S. Noer

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30998/diskursus.v9i1.444

Keywords:

Nilai Moral, Nilai Sosial, Bahasa Indonesia

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai moral dan nilai sosial  dalam film Dua Garis Biru karya Chand Parwez dan Dua Hati Biru karya Gina S. Noer serta bagaimana implikasinya dalam pembelajaran  Bahasa Indonesia. Nilai moral yang dianalisis meliputi tanggung jawab, kejujuran, kedewasaan, dan pengendalian diri, sedangkan nilai sosial  yang dikaji mencakup empati, solidaritas, toleransi, dan kerja sama.  Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan  metode studi pustaka, di mana data diperoleh melalui analisis konten terhadap kutipan dialog dan adegan dalam kedua film. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa kedua film secara signifikan merepresentasikan nilai-nilai moral dan sosial yang relevan dengan kehidupan remaja.  Selain itu, nilai-nilai tersebut dapat diimplementasikan secara efektif dalam pembelajaran melalui media film yang kontekstual, menarik, dan  emosional. Oleh karena itu, film dapat dijadikan sebagai media  alternatif yang strategis dalam membentuk karakter siswa SMA yang  berintegritas, empatik, dan bertanggung jawab. Penelitian ini  diharapkan menjadi kontribusi bagi kurikulum pembelajaran Bahasa Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, Y. (2021). Pesan moral dalam film Dua Garis Biru (Analisis semiotika pada film Dua Garis Biru) (Skripsi, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara).

Berger, P. L., & Luckmann, T. (1966). The social construction of reality. United States: Anchor Books.

Bertens. (2000). Etika. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Burhanudin, F. I., Aisyah, V. N., Kom, S. I., & Kom, M. I. (2024). Representasi moralitas dan kemiskinan dalam film Broker (Disertasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Effendy, O. U. (1986). Dimensi-dimensi komunikasi. Bandung: Alumni.

Eryandi, E. (2023). Integrasi nilai-nilai keislaman dalam pendidikan karakter di era digital. Kaipi: Kumpulan Artikel Ilmiah Pendidikan Islam, 1(1), 12–16.

Goleman, D. (1995). Emotional intelligence: Why it can matter more than IQ. New York: Bantam Books.

Gunarsa, S. D. (2004). Psikologi praktis anak, remaja, dan keluarga (Cet. ke-7). Jakarta: PT Gunung Mulia.

Hall, S. (1997). Representation: Cultural representations and signifying practices. London: Sage Publications.

Horton, P. B., & Hunt, C. L. (1987). Sosiologi (Edisi ke-6). Jakarta: Erlangga.

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Lickona, T. (1991). Educating for character: Mendidik untuk membentuk karakter. Jakarta: Bumi Aksara.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Analisis data kualitatif: Buku sumber tentang metode-metode baru. Jakarta: UIP.

Mudjiono, Y. (2011). Kajian semiotika dalam film. Jurnal Ilmu Komunikasi, 1(1), 125–138.

Muharman, I., Sumantri, P., Fitri, H., & Huda, M. K. (2023). Implementasi media film sebagai sumber pembelajaran sejarah di Prodi Pendidikan Sejarah UISU pada mata kuliah Sejarah Lokal. Education & Learning, 3(2), 105–110.

Rizki, M. T. K. (2022). Pesan moral dalam film Dua Garis Biru (Analisis semiotika pada film Dua Garis Biru) (Skripsi, Universitas Hasanuddin).

Santrock, J. W. (2007). Perkembangan anak (Jilid 1, Edisi ke-11). Jakarta: PT Erlangga.

Sobur, A. (2004). Semiotika komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Soekanto, S. (2006). Sosiologi: Suatu pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Susilo, D. F., & Mulyadi, U. (2021). Nilai akhlak dalam film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck. Jurnal Ilmiah Sultan Agung, 3(3), 80–89.

Tilaar, A. R. (2002). Membenahi pendidikan nasional. Jakarta: Rineka Cipta.

Tugiah, T., & Jamilus, J. (2022). Pengembangan pendidik sebagai sumber daya manusia untuk mempersiapkan generasi milenial menghadapi era digital. Jurnal Sosial Teknologi, 2(6), 498–505.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Downloads

Published

2026-08-31

How to Cite

Aprilianti, W., Sumadyo, B., & Suryana, A. (2026). Analisis Nilai Moral dan Nilai Sosial dalam Film Dua Garis Biru Karya Chand Parwez dan Dua Hati Biru Karya Gina S. Noer. Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 9(1), 1-10. https://doi.org/10.30998/diskursus.v9i1.444