Analisis Penggunaan Afiksasi dan Ejaan dalam Media Sosial Instagram serta Dampaknya terhadap Pembelajaran Menulis Teks Deskripsi Bahasa Indonesia

(Studi Kasus pada Siswa Kelas IX SMP Negeri Kab. Bogor)

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30998/diskursus.v8i2.778

Keywords:

Afiksasi, Ejaan, Media Sosial Instagram, Teks Deskripsi

Abstract

Penulisan kutipan dalam media sosial sering kali mengandung kesalahan afiksasi dan ejaan, yang dapat memberikan contoh baik maupun sebaliknya, menunjukkan ketidaktepatan dalam penulisan. Kesalahan ini, terutama di Instagram, dapat membentuk kebiasaan buruk dalam penggunaan bahasa Indonesia yang benar, khususnya dalam menulis teks deskripsi. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kesalahan afiksasi dan ejaan dalam kutipan di Instagram serta teks deskripsi siswa, dan memperbaikinya sesuai dengan kaidah yang berlaku. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian terdiri dari kata, frasa, klausa, dan kalimat yang terdapat dalam unggahan kutipan pada akun beberapa siswa/i. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat (1) kesalahan afiksasi berupa penggunaan prefiks, sufiks, infiks, dan konfiks; (2) kesalahan ejaan yang mencakup penulisan kata, huruf kapital, dan tanda baca; serta (3) dampak negatif terhadap kemampuan menulis teks deskripsi. Diharapkan peneliti selanjutnya dapat memilih topik yang lebih mendalam terkait kesalahan pada tataran morfologi dan ejaan, serta memfokuskan pada upaya perbaikan dalam pengajaran bahasa Indonesia di sekolah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arifin, Z., & Farid, M. (2015). Penggunaan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar. Jurnal Linguistik, 12(1), 12-20.

Chaer, A. (2014). Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.

Fadhilah, E. P., Syariani, S., & Ulya, C. (2023). Analisis kesalahan ejaan dalam teks deskripsi siswa kelas VII SMP Negeri 14 Surakarta. Mardibasa: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(1), 1-10.

Iftinan, N., & Sabardila, R. (2021). Analisis Kesalahan Berbahasa pada Status dan Komentar di Media Sosial Twitter. Jurnal Linguistik, 9(4), 112-125.

Jannah, R. (2020). Afiksasi dalam Bahasa Indonesia: Teori dan Praktik. Jurnal Linguistik Terapan, 5(3), 78-89.

Khotijah, N., & Ismail, M. (2019). Menulis di Media Sosial: Tantangan dan Peluang. Jurnal Komunikasi, 7(2), 67-75.

Moleong, Lexy J. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, Edisi Revisi, Cet. XXXII.

Hani’ah, M. (2018). Panduan Terlengkap PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia). Yogyakarta: Laksana

Prameswari, J. Y., & Susanti, D. I. (2020). Analisis Kesalahan Morfologi pada Unggahan Instagram @raffinagita1717. Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran, 4, 27-35.

Sriyanto, S. (2015). Kaidah Bahasa Indonesia dalam Komunikasi Modern. Jurnal Pendidikan Bahasa, 6(1), 22-30.

Utami, D. W., dkk. (2022). Analisis Kesalahan Afiksasi dan Ejaan pada Artikel Berita di Media Massa Online Hariane.com Edisi September 2022. Jurnal Bahasa dan Sastra, 10(1), 34-50.

Winata, A. (2019). Kesalahan Ejaan dalam Media Sosial. Jurnal Bahasa dan Sastra, 8(2), 45-56.

Downloads

Published

2025-10-20

How to Cite

Oktaviani, S., Masrin, & Hidayat, R. (2025). Analisis Penggunaan Afiksasi dan Ejaan dalam Media Sosial Instagram serta Dampaknya terhadap Pembelajaran Menulis Teks Deskripsi Bahasa Indonesia: (Studi Kasus pada Siswa Kelas IX SMP Negeri Kab. Bogor). Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 8(2), 183-195. https://doi.org/10.30998/diskursus.v8i2.778