Integrasi Pembelajaran Sejarah Berbasis Nilai-nilai Perjuangan Tokoh Muhammad Hatta (Studi di SMA di Jakarta Barat)
DOI:
https://doi.org/10.30998/herodotus.v9i1.2326Keywords:
Pembelajaran Sejarah; Pendidikan Karakter; Mohammad Hatta; Integrasi Nilai; SMAAbstract
Penelitian ini bertujuan mengkaji integrasi nilai perjuangan Mohammad Hatta dalam pembelajaran sejarah di SMA serta dampaknya terhadap penguatan karakter dan kesadaran kebangsaan siswa. Dengan pendekatan kualitatif multiple-case study di dua SMA Jakarta Barat (Fajrul Islam dan Cahaya Fadillah), data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran sejarah telah bergeser dari hafalan ke dialog moral transformatif: di SMA Fajrul Islam melalui narasi reflektif bernuansa religius-humanis, sedangkan di SMA Cahaya Fadillah melalui media digital, diskusi etika, dan proyek partisipatif (misalnya kampanye “Hidup Sederhana ala Hatta”). Dampaknya berupa peningkatan refleksi dan perubahan sikap individu (Fajrul Islam) serta inisiatif kolektif dan komunitas nilai (Cahaya Fadillah), mencerminkan internalisasi nilai pada tahap post-conventional morality. Temuan membuktikan Hatta bukan sekadar tokoh masa lalu, tetapi role model hidup yang relevan bagi generasi Z. Penelitian merekomendasikan penguatan desain pembelajaran berbasis nilai dalam Kurikulum Merdeka, dengan Hatta sebagai poros modul karakter lintas-mata pelajaran.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ahmad Makhzumi, Rahayu Permana, Taufik (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






