Penerapan Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Kearifan Nilai Lokal Sunda Pada Pembelajaran Sosiologi di SMA (Studi Kasus di SMA Negeri Kabupaten Purwakarta))
DOI:
https://doi.org/10.30998/herodotus.v9i1.2665Keywords:
Penerapan, Pendidikan Karakter, Nilai-Nilai Kearifan LokalAbstract
Penerapan pendidikan karakter berbasis nilai kearifan lokal Sunda di SMA Kabupaten Purwakarta terkonsep pada filosofi cageur, bageur, bener, pinter, dan singer. Tujuan penelitian ini adalah 1) Mendeskripsikan persepsi warga sekolah terhadap pendidikan karakter melalui nilai-nilai kearifan lokal Sunda; 2) Untuk mengetahui program pendukung pendidikan karakter berbasis nilai-nilai kearifan lokal Sunda di SMA Kabupaten Purwakarta; 3) Untuk mengetahui dampak pendidikan karakter berbasis nilai-nilai kearifan lokal Sunda terhadap karakter peserta didik di SMA Kabupaten Purwakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program pembelajaran penanaman nilai-nilai kearifan lokal biasanya di SMA Kabupaten Purwakarta menerapkan mulai awal pembelajaran, terutama mulai dari MPLS itu sendiri pengenalan lingkungan sekolah dimana pada saat itu peserta didik baru diberikan pemaparan, penjelasan tentang kearifan lokal khususnya pertama, tentang kesundaaan. Yang kedua, tentang keagamaan karena prinsip budaya Sunda itu cageur, bageur, bener, pinter, dan singer. Cara mengajarkan atau nilai kesundaan yakni melalui materi kearifan lokal, pembiasaan dimulai solat berjamaah, awal pembelajaran sudah dimulai dan pembacaan ayat-ayat al-qur’an, dan kemudian untuk hari jum’at ada solat duha bersama dan pengajian, sehingga nilai-nilai itu ditanam dan dibiasakan diimplementasikan dalam setiap hari pembelajaran.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Evi Sulistiana, Rahayu Permana, Arief Hidayat (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






