Pengaruh Literasi Digital dan Kemandirian Belajar Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pembelajaran IPS (Survei pada SMP Swasta di Kabupaten Bogor)
DOI:
https://doi.org/10.30998/herodotus.v9i1.562Keywords:
digital literacy, learning independence, critical thinking skills, social studiesAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji: (1) pengaruh literasi digital dan kemandirian belajar secara bersama-sama terhadap kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran IPS di SMP Swasta Kabupaten Bogor; (2) pengaruh literasi digital terhadap kemampuan berpikir kritis; dan (3) pengaruh kemandirian belajar terhadap kemampuan berpikir kritis. Populasi penelitian berjumlah 721 siswa dari SMP Marsudirini Bogor, SMP PGRI 02 Parung, dan SMP Mutiara Insani Kabupaten Bogor. Sampel penelitian adalah 100 siswa kelas VIII. Metode yang digunakan adalah survei dengan teknik korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) literasi digital dan kemandirian belajar secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis dengan Sig. = 0.000 < 0.05 dan F = 14.428, dengan kontribusi sebesar 22.9%; (2) literasi digital berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis dengan Sig. = 0.000 < 0.05 dan t = 4.595; dan (3) kemandirian belajar berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis dengan Sig. = 0.002 < 0.05 dan t = 3.098. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi digital dan kemandirian belajar dalam memperkuat kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPS
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Imam Sukrilah, Rahayu Permana, Rani Noviyanti (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






