Community Design Workshop sebagai Penguatan Wisata Walking Tour Kampung Sejarah Peneleh
DOI:
https://doi.org/10.30998/jz119228Keywords:
walking tour, kampung Peneleh, community design workshop, pokdarwisAbstract
Kelompok sadar wisata Peneleh Heritage Surabaya dibentuk pada tahun 2023. Wisata utama yang ditawarkan adalah walking tour menyusuri kampung kuno Peneleh. Sejauh ini terdapat satu rute walking tour yang menjadi andalan. Padahal, salah satu kunci penting dalam pariwisata berkelanjutan adalah adanya niat untuk berkunjung kembali ke sebuah destinasi wisata. Pengunjung akan kembali ke destinasi wisata jika terdapat banyak variasi atau pilihan objek amatan atau pengalaman yang berbeda. Hal ini menjadi motivasi utama dalam mengadakan kegiatan community design workshop bersama kelompok sadar wisata Peneleh Heritage Surabaya. Community design workshop merupakan diskusi interaktif untuk mengidentifikasi permasalahan dan merumuskan gagasan baru pengembangan rute wisata kampung Peneleh. Workshop dilakukan di balai RW 3 dan dihadiri total 25 peserta yang dibagi menjadi dua kelompok. Hasil dari kegiatan community design workshop ini adalah dua proposal rute wisata baru kampung Peneleh: rute Hari Pahlawan dan gowes sejarah. Kedua rute ini menawarkan pengalaman yang baru seperti menyusuri sisi selatan kampung Peneleh, juga menggabungkan pengalaman bersepeda dan berjalan kaki. Gagasan ini diharapkan dapat menguatkan keberlanjutan wisata yang ada di Kampung Peneleh.
Downloads
References
Auliyah, D., Legowo, M. (2021). Tren Bersepeda sebagai Kebiasaan Baru Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Kota Surabaya. Dinamika Sosial Budaya, 23 (2), pp. 315– 323
Harrington, C., Erete, S., & Piper, A. (2019). Deconstructing Community-Based Collaborative Design. Proceedings of the ACM on Human-Computer Interaction, 3, 1 - 25. https://doi.org/10.1145/3359318.
Izzati, A. N., Sayekti, P. (2025). Revitalisasi Budaya Wisata Air Sumber Jiput Kediri: Perancangan Zine Interaktif Berbasis Ilustrasi Digital. Askara Jurnal Seni dan Desain, 4(1), pp. 292-307. DOI: https://doi.org/10.20895/askara.v4i1.1875
Klaniczay, J. (2024). The Urban Walking Tour as an Experience-based Methodology for Built Environment Education in Budapest. Periodica Polytechnica Architecture, 55(1), pp. 60–71, 2024. https://doi.org/10.3311/PPar.23235
Mahendra, A. S., Rahman, L. M. I. A., Kharismawan, R., Nugroho, S., Rizqiyah, F. (2024). Human-Centered Design: an Implementation of Methods In Designing Kendari Fish Market As An Urban Design Object. IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science 1351. DOI: 10.1088/1755-1315/1351/1/012009
Mavini, C. (2020). Redefining City Experiences and Thematic City Walks: The Case of “Thessaloniki Walking Tours”. In: Kavoura, A., Kefallonitis, E., Theodoridis, P. (eds) Strategic Innovative Marketing and Tourism. Springer Proceedings in Business and Economics. Springer, Cham. https://doi.org/10.1007/978-3-030- 36126-6_25
Nugroho, S., Audina, S. Z., Sulistyandari, U. (2025). Langkah Kecil-Dampak Besar: Walking Tour sebagai Kunci Pariwisata Berkelanjutan di Kampung Peneleh Surabaya. ATRIUM - Jurnal Arsitektur 11(1):127-140. DOI:10.21460/atrium.v11i1.396
Nugroho, S., Rizqiyah, F., Sulistyandari, U., Soemardiono, B., Kharismawan, R., Mahendra, A. S., Ramadhani, I. D. B., Audina, S. Z. (2025). Peningkatan Kualitas Walking Tour Kampung Sejarah Peneleh sebagai bagian Pariwisata Berkelanjutan. SEWAGATI, Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1-4
Pemerintah Kota Surabaya. (1998). Surat Keputusan Walikota Surabaya No.188.45/004/402.1.04/1998 tentang Penetapan Benda Cagar Budaya di Wilayah Kotamadya Daerah Tingkat II Surabaya. Pemerintah Kota Surabaya.
Prasanna, M., Priyanka, A. L. (2024). Marketing to Gen Z: Understanding the Preferences and Behaviors of Next Generation. International Journal for Multidisciplinary Research, 6(4)
Prasetyono, H., Nurfarkhana, A., Farabi, M. N. E., Ramadayana, I. P., Fatimah, F. (2025). Lokakarya Perencanaan Pembelajaran Bagi Guru Sekolah Menengah Atas Kabupaten Bogor. Jurnal PKM: Pengabdian kepada Masyarakat, 8 (2), pp. 321-333.
Safiuddin, S., Atikah, D. (2020). KOSTI Surabaya as a counterculture against the foreign culture in the era of generation 4.0. Simulacra, 3(1), 15–26. https://doi.org/10.21107/sml.v3i1.7075
Wang, D., Shen, C-C., Liu, H-L. (2023). Exploring the Impact of Group Tourists’ Citizenship Behavior on Engagement: The Intimacy as a Mediating Variable. Sustainability, 15, 13391. https://doi.org/ 10.3390/su151813391
Widya, K. S., Santoso, E. B. (2024). Strategi Pengembangan Community Based Tourism Berdasarkan Peran Stakeholder Masyarakat (Studi Kasus: Kawasan Wisata Peneleh Kota Surabaya). Jurnal Penataan Ruang, 19 (1). DOI: http://dx.doi.org/10.12962/j2716179X.v19i0.20846
Wunderlich, F. M. (2008). Walking and Rhythmicity: Sensing Urban Space. Journal of Urban Design, 13, 125 - 139.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Setyo Nugroho, Bambang Soemardiono, Fardilla Rizqiyah, Angger Sukma Mahendra, Rabbani Kharismawan, Utari Sulistyandari, Shafira Zulfa Audina, Izzah Desta Bastian Ramadhani (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






