Penguatan Tata Kelola BUMDesa Berbasis Collaborative Governance melalui Wisata Edukasi di Desa Bagelanan, Kabupaten Blitar
DOI:
https://doi.org/10.30998/5pxfng05Keywords:
BUMDesa, Collaborative Governance, Wisata Edukasi, Desa Wisata, Pengabdian MasyarakatAbstract
Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) berbasis wisata di banyak desa menghadapi tantangan serius pascapandemi COVID-19, terutama terkait lemahnya tata kelola kelembagaan dan koordinasi antaraktor. Desa Bagelenan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, merupakan salah satu desa yang memiliki potensi wisata alam dan sejarah melalui Bukit Pertapaan dan Situs Candi Mleri, namun belum terkelola secara optimal setelah pandemi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola BUMDesa melalui penerapan pendekatan collaborative governance dengan menjadikan wisata edukasi sebagai instrumen revitalisasi wisata desa. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui tahapan identifikasi masalah dan potensi desa, workshop dan diskusi kolaboratif, perancangan konsep wisata edukasi, implementasi pilot project, serta refleksi dan evaluasi awal. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa workshop dan diskusi kolaboratif berperan sebagai tahap institutional reorientation yang meningkatkan pemahaman aktor desa mengenai pembagian peran dan arah pengembangan wisata. Implementasi pilot project wisata edukasi membuktikan bahwa penguatan kapasitas kelembagaan dapat diterjemahkan ke dalam praktik pengelolaan wisata yang nyata. Wisata edukasi berpotensi menjadi strategi adaptif dalam revitalisasi wisata desa pascapandemi melalui penguatan nilai edukatif, pelestarian budaya lokal, dan peluang ekonomi masyarakat.
Downloads
References
Ajun Nimbara. (2026). Menuju Desa Wisata Bagelenan: Visi, strategi, dan penguatan daya saing berbasis budaya dan ekowisata [Paparan workshop PKM–Doktor Mengabdi]. Universitas Brawijaya, Blitar.
Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032
Badan Pusat Statistik Kabupaten Blitar. (2025). Kecamatan Srengat dalam Angka 2025. Blitar: BPS Kabupaten Blitar. https://blitarkab.bps.go.id/id/publication/2025/09/26/1c69c1357905c69703188b02/kecamatan-srengat-dalam-angka-2025.html
Bahtiar Fitanto. (2026). Pengembangan eduwisata Desa Bagelenan berbasis Market Systems Development (M4P) [Paparan workshop PKM–Doktor Mengabdi]. Universitas Brawijaya, Blitar.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. (2022). Pengembangan dan evaluasi BUM Desa. Jakarta.
Susilo. (2026). Penguatan tata kelola BUMDesa berbasis collaborative governance melalui wisata edukasi [Paparan workshop PKM–Doktor Mengabdi]. Universitas Brawijaya, Blitar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Susilo, Alfons Zakaria, Deni Agus Setyono, Ajeng Kartika Galuh (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






