Perancangan Masjid Markaz Rumah Tahfidz di Cimenyan, Bogor
DOI:
https://doi.org/10.30998/4etkn157Keywords:
Perancangan, Masjid, Rumah TahfidzAbstract
Perancangan Masjid Markaz Rumah Tahfidz di Desa Cimenyan, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, dilakukan sebagai bagian dari pengembangan kawasan pendidikan tahfidz dengan kapasitas ±50 santri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menghasilkan rancangan masjid yang mampu mendukung aktivitas ibadah dan pendidikan secara fungsional, adaptif terhadap iklim tropis, serta sesuai dengan kebutuhan mitra. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan survei lapangan, identifikasi kebutuhan ruang, penyusunan konsep desain, pengembangan desain skematik, hingga penyusunan gambar kerja arsitektural. Proses perancangan dilakukan menggunakan perangkat lunak AutoCAD dan SketchUp dengan mengacu pada prinsip arsitektur tropis dan standar perancangan bangunan ibadah. Hasil kegiatan menunjukkan tersusunnya dokumen perancangan berupa siteplan kawasan, denah dua lantai masjid, visualisasi tiga dimensi, serta gambar kerja arsitektural sebagai acuan pembangunan. Desain masjid menerapkan strategi ventilasi silang dan pencahayaan alami melalui penggunaan secondary skin bata roster serta bukaan pada sisi bangunan, sehingga mampu meningkatkan kenyamanan termal dan efisiensi energi pasif. Ruang salat utama dirancang tanpa kolom tengah untuk menjaga kontinuitas saf dan meningkatkan kapasitas ruang ibadah. Selain itu, pengolahan tata massa dan landscape menghasilkan organisasi ruang yang mendukung fungsi spiritual, sirkulasi yang jelas, serta integrasi dengan lingkungan alami sekitar. Kegiatan ini juga menghasilkan transfer pengetahuan kepada mitra terkait proses perancangan arsitektur berbasis kebutuhan pengguna dan kondisi tapak.
Downloads
References
Ambrose, G., & Harris, P. (2010). Basics Design 03: Design Thinking. AVA Publishing.
Badan Standardisasi Nasional. (2001). SNI 03-6572-2001 Tata Cara Perancangan Sistem Ventilasi dan Pengkondisian Udara pada Bangunan Gedung. BSN.
Badan Standardisasi Nasional. (2004). SNI 03-1733-2004 Tata Cara Perencanaan Lingkungan Perumahan di Perkotaan. BSN.
Ching, F. D. K. (2015). Architecture: Form, Space, and Order (4th ed.). Wiley.
Frishman, M., & Khan, H.-U. (1994). The Mosque: History, Architectural Development & Regional Diversity. Thames & Hudson.
Grube, E. J. (1978). Architecture of the Islamic World. Thames & Hudson.
Koenigsberger, O. H., Ingersoll, T. G., Mayhew, A., & Szokolay, S. V. (1974). Manual of Tropical Housing and Building. Longman.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri PUPR Nomor 14/PRT/M/2017 tentang Persyaratan Kemudahan Bangunan Gedung.
Koenigsberger, O. H., Ingersoll, T. G., Mayhew, A., & Szokolay, S. V. (1974). Manual of Tropical Housing and Building. Longman.
Omer, S. (2010). Some Lessons from Prophet Muhammad (SAW) in Architecture: The Prophet’s Mosque in Madinah. Penerbit UTM Press.
Rasdi, M. T. M. (1998). The Mosque as a Community Development Centre: Programme and Architectural Design Guidelines for Contemporary Muslim Societies. Penerbit Universiti Teknologi Malaysia.
Reason, P., & Bradbury, H. (2008). The SAGE Handbook of Action Research: Participative Inquiry and Practice. Sage Publications.
Snyder, J. C., & Catanese, A. J. (1984). Introduction to Architecture. McGraw-Hill.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dian Nugraha, Muhammad Sega Sufia Purnama, Mukhamad Risa Diki Pratama (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






