Kaderisasi Masyarakat melalui Anyaman Bambu dalam Mengembangkan Kearifan Lokal di Dusun Talang Sungai Bungo Kabupaten Bungo
DOI:
https://doi.org/10.30998/cy5g8q60Keywords:
Kaderisasi, Anyaman Bambu, Kearifan Lokal, ABCD, Pemberdayaan Masyarakat.Abstract
Keterampilan menganyam bambu di Dusun Talang Sungai Bungo, Kabupaten Bungo, menghadapi ancaman penurunan akibat minimnya minat generasi muda, absennya kaderisasi terstruktur, serta terbatasnya akses pasar dan inovasi produk. Program pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan kaderisasi masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan anyaman bambu guna menciptakan pengrajin terampil yang mendukung keberlanjutan budaya, pemberdayaan ekonomi, penguatan jaringan sosial, dan kesadaran lingkungan berbasis kearifan lokal. Kegiatan menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) melalui empat tahapan eksplisit: Discovery (identifikasi aset), Dream (musyawarah visi UMKM), Design (penyusunan modul teknik dan strategi pemasaran), serta Destiny (pelaksanaan kaderisasi dan evaluasi partisipatif). Hasil menunjukkan terbangunnya kolaborasi strategis antara pemuda, tokoh adat, dan pemerintah dusun, terselenggaranya pelatihan keterampilan dan manajemen usaha, serta dirumuskannya enam capaian berkelanjutan meliputi pelestarian budaya, peningkatan pendapatan, penguatan solidaritas, internalisasi kearifan lokal, pendidikan terstruktur, dan pemanfaatan material ramah lingkungan. Disimpulkan bahwa kaderisasi anyaman bambu merupakan strategi integratif efektif untuk melestarikan warisan lokal sekaligus meningkatkan kemandirian sosio-ekonomi masyarakat. Demi menjamin keberlanjutan, direkomendasikan pendampingan berkala, optimalisasi branding digital, serta inovasi desain produk agar karya pengrajin tetap relevan, kompetitif, dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Downloads
References
Chairul. (2019). Kearifan lokal dalam tradisi mancoliak anak pada masyarakat adat Silungkang. Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya, 2(1), 172–185. https://doi.org/10.36424/jpsb.v5i2.86
Creswell, J. W., & Guetterman, T. C. (2023). Educational research: Planning, conducting, and evaluating quantitative and qualitative research (7th ed.). Pearson.
Fitria Carli Wiseza, Ibermarza Ibermarza, Ulfa Adilla, Sandi Kurniadi, Pemberdayaan Masyarakat : Menggali Potensi Desa Melalui Anyaman Daun Mengkuang Di Desa Baru Balai Panjang Kecamatan Jujuhan Kabupaten Bungo
Friska, S. Y., Khotimah, S., Ferdinal, A., & Sukmawati, S. (2023). PKM pendampingan dan penyuluhan kemampuan kewirausahaan sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat melalui UMKM budidaya ternak bebek Zainal. Journal of Human and Education (JAHE), 3(2), 566–573. https://doi.org/10.31004/jh.v3i2.285
Kretzmann, J. P., & McKnight, J. L. (1993). Building communities from the inside out: A path toward finding and mobilizing a community's assets. Asset-Based Community Development Institute.
Kurniawan, D., & Febrianti, R. (2021). Strategi pemasaran digital untuk produk kerajinan tradisional: Studi pada UMKM anyaman di Jawa Barat. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital, 5(3), 201–215. https://doi.org/10.24567/jebd.v5i3.892
Mathie, A., & Cunningham, G. (2016). From clients to citizens: Asset-based community development as a strategy for community-driven development. Coady International Institute. https://doi.org/10.1080/0961452032000125857
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Nelis, S., Mualimin, & Pratama, B. (2023). Penguatan keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan madrasah ibtidaiyah di Desa Sungai Telang untuk meningkatkan kecerdasan siswa. Tadhamun: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 77. https://doi.org/10.51311/tadhamun.v1i1.548
Novita, M., & Solihin, M. (2024). Implementasi metodologi PAR & ABCD dalam kuliah kerja nyata. Widina Media Utama.
OECD. (2021). Facilitating knowledge transfer between generations: Policy insights for ageing societies. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/8a9b5c2d-en
Pratama, A. R., & Wulandari, S. (2020). Transfer pengetahuan antargenerasi dalam pelestarian keterampilan tradisional: Studi kasus pengrajin anyaman di Jawa Tengah. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 8(2), 145–160. https://doi.org/10.22500/jsp.v8i2.28451
Rosyida, I. A., Sofeny, D., Setyawan, W. A., Ningrum, E. W., & Fajri, R. N. L. (2022). Pemberdayaan pengrajin anyaman bambu untuk meningkatkan daya saing pasar di Desa Krangkong. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 3(2), 245–256. https://doi.org/10.35311/jmpm.v3i2.107
Sari, D. P., Rahayu, S., & Hidayat, T. (2022). Pemberdayaan pengrajin anyaman bambu melalui strategi pemasaran digital: Dampak terhadap pendapatan rumah tangga. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(1), 88–102. https://doi.org/10.56789/jpmi.v4i1.156
Susanti, L., & Pratama, B. (2023). Evaluasi program pemberdayaan masyarakat berbasis aset: Kerangka logis dan indikator keberhasilan. Jurnal Evaluasi Pembangunan, 12(1), 33–48. https://doi.org/10.31295/jep.v12i1.445
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mabruri, ulfa adilla, Hermansyah, Ainil Fhadilah, Rodhiah, Muhammad Bohori, Nidia Zuhara, Ayu Wandari, Yurnalisma Dewi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






