Pengembangan Ekosistem Transformasi Digital Desa Berbasis Living Laboratory di Desa Ngabab, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang

Authors

  • Akhmad Muwafik Saleh University of Brawijaya image/svg+xml Author
  • Novy Setia Yunas University of Brawijaya image/svg+xml Author
  • Rafi Nashwan Maulana Budi Adianto University of Brawijaya image/svg+xml Author
  • Zakaria Ifki Setiawan University of Brawijaya image/svg+xml Author
  • Amin Afandi Pemerintah Desa Ngabab, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur Author

DOI:

https://doi.org/10.30998/jurnalpkm.v9i3.4348

Keywords:

living laboratory, transformasi digital desa, pemberdayaan masyarakat, tata kelola kolaboratif, Participatory Community Development

Abstract

Transformasi digital desa menjadi strategi penting untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa belum terintegrasinya potensi lokal, kapasitas digital masyarakat, serta tata kelola kolaboratif. Permasalahan tersebut juga ditemukan di Desa Ngabab, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan ekosistem transformasi digital desa melalui pendekatan Living Laboratory. Program dilaksanakan pada 30 Juni–30 Juli 2026 dalam rangkaian Program FISIP Bakti Desa (FBD) Universitas Brawijaya, dengan melibatkan sekitar 20 kelompok masyarakat. Metode yang digunakan memadukan pendekatan Living Laboratory dan Participatory Community Development melalui tahapan pemetaan kebutuhan, penguatan kapasitas, pengembangan ekosistem transformasi digital, serta monitoring dan evaluasi secara partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya 15 kader digital desa, tersusunnya 1 roadmap transformasi digital desa, terdigitalisasinya 10 UMKM melalui katalog digital, serta dikembangkannya Dashboard Digital “Jendela Potensi Ngabab” sebagai produk Teknologi Tepat Guna (TTG). Selain itu, hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 87% terkait transformasi digital desa dan pemanfaatan media digital untuk mempromosikan potensi lokal. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan Living Laboratory efektif dalam membangun ekosistem transformasi digital yang mengintegrasikan pemberdayaan masyarakat, tata kelola kolaboratif, dan inovasi digital, sehingga berpotensi direplikasi di desa lain.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bank, World. (2021). Beyond Unicorns: Harnessing Digital Technologies for Inclusion in Indonesia. In Beyond Unicorns: Harnessing Digital Technologies for Inclusion in Indonesia. https://doi.org/10.1596/36018

Beanstalk AgTech, Mathur, H., Migisha, C. K., Wood, P., Amartey, N., Gimenes Tambalo, J., Pilla, L., Gonzalez, D., Sennon, A., Mtumbi-Mwanza, Y., Chilima, J., Bacudo, I., Ngan Pham, H., Tao, L., Lipscombe, C., Taing, W., Coello, A., Sumino, M., & Wang, B. (2023). State of the Digital Agriculture Sector Harnessing the Potential of Digital for Impact Across Agricultural Value Chains in Low-and Middle-Income Countries. Beanstalk AgTech. https://www.beanstalkagtech.com/d4aglmic

Boekoesoe, L., & Maksum, T. S. (2022). Optimalisasi Pembangunan Desa dalam Mewujudkan SDGs Desa. Jurnal Sibermas ( Sinergi Pemberdayaan Masyarakat ), 11(1), 209–218.

Franklin, A. (2021). Co-creativity and engaged scholarship: Transformative methods in social sustainability research. In Co-Creativity and Engaged Scholarship: Transformative Methods in Social Sustainability Research. https://doi.org/10.1007/978-3-030-84248-2

Herwanto, P., & Nasution, H. (2026). Implementasi Sistem Informasi Pembukuan Digital Multi-UMKM untuk Peningkatan Literasi Keuangan Pelaku Usaha di Desa Cipancar Kabupaten Garut. Jurnal PkM Pengabdian Kepada Masyarakat, 09(02), 578–589. https://doi.org/https://doi.org/10.30998/27kj3x47

Ife, J. (2016). Community Development in an Uncertain World: Vision, Analysis and Practice (2nd ed.). Cambridge University Press. https://doi.org/DOI: 10.1017/CBO9781316342855

Indonesia, B. R. (2019). Visi Indonesia Maju 2045. Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional Republik Indonesia. https://simantu.pu.go.id/personal/img-post/198607032010121005/post/20190617230241__F__Ringkasan_Eksekutif_Visi_Indonesia_2045_Final_8_Mei_2019_BP.pdf

Iskandar, A. H. (2020). SDGs Desa : Percepatan pencapain tujuan pembangunan Nasional berkelanjutan. Yayasan Obor Indonesia.

Kareborn, B. B., & Stahlbrost, A. (2009). Living Lab: an open and citizen-centric approach for innovation. International Journal of Innovation and Regional Development, 1(4), 356. https://doi.org/10.1504/ijird.2009.022727

Leminen, S., & Westerlund, M. (2017). Categorization of Innovation Tools in Living Labs. Technology Innovation Management Review, 7(1), 15–25. https://doi.org/10.22215/timreview/1046

Muslihatin, W., Purwani, K. I., Ermavitalini, D., Prasetyo, E. N., Nurhatika, S., Nurhidayati, T., Jadid, N., Febrianti, A., Yunas, N. S., Raikhani, A., & Sari, L. R. (2021). Community empowerment of Sumberpelas, Plabuan Village-Jombang to create independent and sustainable Moringa oleifera village. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 649(1), 1–7. https://doi.org/10.1088/1755-1315/649/1/012034

Nurdiansyah, E., Sapriya, S., Darmawan, C., Aim Abdulkarim, & Kurniawan, D. (2025). Living Lab Implementation in Civic Education to Internalize National Spirit and Responsibility Character. Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE), 7(3), 503–524. https://doi.org/10.23917/ijolae.v7i3.8505

OECD. (2025). OECD Skills Outlook 2025. OECD Publishing. https://doi.org/https://doi.org/10.1787/27452f29-en.

Rahayu, E. T., & Felayati, S. A. (2026). Peningkatan Kapasitas UMKM Kuliner Melalui Strategi Social Media Marketing. Jurnal PkM Pengabdian Kepada Masyarakat, 09(01), 198–208. https://doi.org/https://doi.org/10.30998/27kj3x47

Schuurman, D., De Marez, L., & Ballon, P. (2016). The Impact of Living Lab Methodology on Open Innovation Contributions and Outcomes. Technology Innovation Management Review, 1(6), 7–16. https://doi.org/10.22215/timreview956

Shabrina, F., & Sentagi Asa, R. (2025). Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Serta Menciptakan Peluang Kerja Baru Sesuai Prinsip SDGs 8 Dengan Memahami Kebiasaan Konsumen (Consumer Behavior) di Era Digital 5.0. KOMUNITA: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(3), 709–717. https://doi.org/10.60004/komunita.v4i3.256

UN Trade and Development. (2024). Creative Economy Outlook 2024. https://doi.org/https://doi.org/10.18356/9789211065558

UNDP. (2022). UNDP Digital Strategy 2022-2025. In UNDP (Issue 5). https://doi.org/10.56902/hrhw.2006.6.1.44

Visvizi, A., Lytras, M. D., & Mudri, G. (2019). Smart Villages in the EU and Beyond (A. Visvizi, M. D. Lytras, & G. Mudri (eds.)). Emerald Publishing Limited. https://doi.org/10.1108/9781787698451

Wikartika, C. I. (2026). Implementasi Media Sosial TikTok sebagai Instrumen Branding dan Promosi bagi Revio Space Surabaya. 5(1), 320–327. https://doi.org/10.60004/komunita.v5i1.469

Yunas, N. S., Hakim, A. I., & Alisa, A. N. (2022). Penguatan Kapasitas Perempuan dan Generasi Muda Dalam Pengembangan Industri Kreatif Desa Melalui Komunitas Ruang Inovasi Kabupaten Jombang. Surya Abdimas, 6(3), 471–480. https://doi.org/10.37729/abdimas.v6i3.1772

Zahiroh, N., Susanti, S., Iffani Amalia, R. M., Maulidia, S. A., & Maula, I. (2018). Program Pemberdayaan Wisata Kampung Batik Di Desa Ngabab Kabupaten Malang Melalui Pendekatan Cipoo. Jurnal Praksis Dan Dedikasi Sosial, 1(2), 117. https://doi.org/10.17977/um032v0i0p117-124

Zavratnik, V., Kos, A., & Duh, E. S. (2018). Smart villages: Comprehensive review of initiatives and practices. Sustainability (Switzerland), 10(7). https://doi.org/10.3390/su10072559

Downloads

Published

2026-09-29

How to Cite

Pengembangan Ekosistem Transformasi Digital Desa Berbasis Living Laboratory di Desa Ngabab, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. (2026). Jurnal PkM Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(3), 955-969. https://doi.org/10.30998/jurnalpkm.v9i3.4348