Penguatan Kapasitas Mitra dalam Pengelolaan Geopark Kebumen Berbasis Ketahanan Lingkungan

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30998/jurnalpkm.v9i3.4757

Keywords:

Geopark Kebumen, Ketahanan Lingkungan, Penguatan Kapasitas, Pariwisata Berkelanjutan, Pemberdayaan Masyarakat

Abstract

Geopark Kebumen memiliki potensi kekayaan geologi, keanekaragaman hayati, dan warisan budaya yang bernilai tinggi. Namun, pengembangan kawasan ini menghadapi tantangan berupa risiko degradasi lingkungan, kerentanan bencana alam, dan terbatasnya kapasitas mitra lokal (kelompok sadar wisata, komunitas masyarakat, dan pelaku UMKM) dalam menerapkan tata kelola pariwisata yang berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian mitra lokal dalam mengelola kawasan Geopark Kebumen melalui pendekatan yang terintegrasi dengan prinsip-prinsip ketahanan lingkungan (environmental resilience).  Pelaksanaan program menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan kolaborasi pentahelix (akademisi, pemerintah, komunitas, media, dan pelaku usaha). Tahapan kegiatan meliputi: (1) pemetaan sosial dan kerentanan lingkungan, (2) Focus Group Discussion (FGD) untuk perumusan masalah, (3) lokakarya dan pelatihan teknis (manajemen ekowisata, pengelolaan sampah terpadu, dan mitigasi bencana), serta (4) pendampingan implementasi program di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra secara signifikan terkait konsep geopark dan pentingnya daya dukung lingkungan. Secara praktis, program ini berhasil menginisiasi pembentukan regulasi lokal terkait konservasi kawasan kars, penerapan sistem pengelolaan sampah mandiri di titik-titik destinasi, serta terbentuknya rute geowisata baru yang berwawasan mitigasi bencana.  Penguatan kapasitas mitra yang berlandaskan pada ketahanan lingkungan terbukti efektif dalam menyelaraskan tujuan konservasi ekologi dengan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Sinergi antar-pemangku kepentingan perlu terus dipelihara untuk menjamin keberlanjutan status dan fungsi Geopark Kebumen.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Vinandri Hapsari, Indraprasta Pgri University

    Program Studi Pendidikan Ekonomi, FIPPS

  • Didi Zainuddin, Indraprasta Pgri University

    Program studi Teknik Industri FTIK

  • Anita Ria, Indraprasta Pgri University

    Program studi Pendidikan Ekonomi, FIPPS

References

Aref, F. (2011). Capacity building for community tourism development in rural areas. Journal of Sustainable Development, 4(1), 172-179.

Weaver, D. B. (2006). Sustainable Tourism: Theory and Practice. Elsevier Butterworth-Heinemann.

Badan Geologi. (2017). Warisan Geologi dan Geopark di Indonesia. Bandung: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI.

Dowling, R. K., & Newsome, D. (Eds.). (2018). Handbook of Geotourism. Edward Elgar Publishing. (Buku babon untuk memahami tata kelola geowisata secara global).

Farsani, N. T., Coelho, C., Costa, C., & Carvalho, C. N. (2011). Geoparks and geotourism: New approaches to sustainability for the 21st century. Brock Review, 12(1), 127-142.

Folke, C. (2006). Resilience: The emergence of a perspective for social-ecological systems analyses. Global Environmental Change, 16(3), 253-267. (Literatur utama untuk mendefinisikan ketahanan ekologis dan sosial).

Kindon, S., Pain, R., & Kesby, M. (Eds.). (2007). Participatory Action Research Approaches and Methods: Connecting People, Participation and Place. Routledge.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2019 tentang Pengembangan Taman Bumi (Geopark).

Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pedoman Penetapan Warisan Geologi (Geoheritage)

Ruiz-Ballesteros, E. (2011). Social-ecological resilience and community-based tourism: An approach from Agua Blanca, Ecuador. Tourism Management, 32(3), 655-666. (Jurnal yang sangat relevan untuk menghubungkan ketahanan lingkungan dengan pariwisata berbasis masyarakat).

Stringer, E. T. (2013). Action Research (4th ed.). SAGE Publications. (Buku panduan utama untuk menjelaskan tahapan metode PAR).

Tsai, C. H., & Chen, C. W. (2010). An earthquake disaster management mechanism based on risk assessment information for the tourism industry-a case study from the island of Taiwan. Tourism Management, 31(4), 470-481. (Rujukan untuk integrasi mitigasi bencana dalam pariwisata).

UNESCO. (2015). UNESCO Global Geoparks: Celebrating Earth Heritage, Sustaining Local Communities. Paris: United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization. (Dokumen resmi UNESCO mengenai pilar dan standar geopar

UNWTO. (2013). Sustainable Tourism for Development Guidebook. Madrid: World Tourism Organization.

Downloads

Published

2026-09-29

How to Cite

Penguatan Kapasitas Mitra dalam Pengelolaan Geopark Kebumen Berbasis Ketahanan Lingkungan. (2026). Jurnal PkM Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(3), 1058-1065. https://doi.org/10.30998/jurnalpkm.v9i3.4757