Pemanfaatan Mesin-Mesin Listrik pada Proses Pembuatan Baglog Jamur Terintegrasi dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk Meningkatkan Produktivitas Budidaya Jamur Tiram di Desa Karang Anyar

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30998/dcjamy18

Keywords:

jamur tiram, baglog, mesin listrik, PLTS off-grid, energi terbarukan, efisiensi produksi

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan bersama kelompok usaha jamur tiram Kepung Seto yang berlokasi di Desa Karang Anyar, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan. Permasalahan utama mitra adalah tingginya biaya pokok produksi baglog jamur akibat penggunaan mesin berbahan bakar minyak (BBM) serta keterbatasan kapasitas listrik PLN yang hanya 900 VA. Kondisi tersebut membuat harga jual baglog kurang kompetitif di pasaran dan menekan keuntungan kelompok. Sebagai solusi, kegiatan PKM ini merancang dan mengimplementasikan konversi mesin produksi berbasis BBM menjadi mesin listrik. Mesin listrik yang digunakan meliputi mesin pencacah kayu, mesin mixer, dan mesin press. Penggunaan mesin berbasis listrik lebih efisien, hemat biaya, dan ramah lingkungan dibandingkan dengan mesin BBM. Konversi ini diharapkan mampu menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan produktivitas usaha. Untuk mendukung suplai energi listrik yang memadai, program ini juga membangun sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) off-grid. Sistem PLTS yang dipasang terdiri atas 4 modul surya 665 Wp, 2 unit baterai LiFePO4 berkapasitas 48V 100Ah, inverter off-grid berkapasitas 5,5kW, mounting aluminium, AC Combiner, DC Combiner, serta kabel distribusi AC dan DC. Rangkaian sistem ini dirancang agar dapat menyuplai kebutuhan energi mesin-mesin listrik dalam proses produksi baglog jamur secara stabil dan berkelanjutan.Selain instalasi perangkat keras, tim pengabdian juga memberikan pelatihan dan bimbingan teknis kepada anggota kelompok. Materi pelatihan mencakup cara mengoperasikan mesin listrik, prosedur pemeliharaan PLTS, serta manajemen energi dalam kegiatan produksi. Anggota kelompok dilibatkan sejak tahap survey lokasi, pemasangan, hingga uji coba sistem, sehingga tercipta partisipasi aktif dan rasa memiliki terhadap teknologi yang diterapkan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan teknologi ini berhasil menekan biaya pokok produksi, meningkatkan efisiensi energi, dan memperkuat daya saing produk baglog jamur Kepung Seto. Lebih jauh, program ini tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga sosial dan lingkungan, yaitu meningkatnya keterampilan masyarakat, terciptanya kemandirian energi berbasis sumber daya terbarukan, serta berkurangnya ketergantungan terhadap BBM. Dengan demikian, kegiatan PKM ini dapat menjadi model penerapan inovasi teknologi tepat guna bagi pengembangan usaha masyarakat desa secara berkelanjutan.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aksa, M., Radhiah, R., & Safitri, N. (2024). Rancang bangun pembangkit listrik tenaga surya di lahan pertanian sebagai alternatif sumber energi. Jurnal TEKTRO, 8(2). https://doi.org/10.30811/tektro.v8i2.6314

Anugrah, A., Tanan, G. A., Jamaluddin, I., Salam, A., & Iswar, M. (2024). Pengembangan Mesin Pencampur Bahan Media Tanam Jamur Tiram. Jurnal Teknik Mesin Sinergi, 22(1), 13–19. https://doi.org/10.31963/sinergi.v22i1.4765

Azmy, I., Prasetiya, A., & Londa, P. (2023). Perancangan alat press baglog untuk penanaman jamur tiram. Jurnal Teknik AMATA, 4(1), 1–5. https://doi.org/10.55334/jtam.v4i1.55

Habibi, H., & Fitrianti, S. (2018). Analisis biaya dan pendapatan budidaya jamur tiram putih di (P4S) Nusa Indah Kabupaten Bogor. Journal of Agribusiness and Community Empowerment (JACE), 1(1), 1–9. https://doi.org/10.32530/jace.v1i1.20

Kanata, S., Baqaruzi, S., Muhtar, A., Atmajaya, G. K. M., & Mustaqim, A. (2024). Optimal planning of solar energy using a sensitivity factor for rural electricity needs in an off-grid system (case study: Sebesi Island, South Lampung, Indonesia). Smart Science, 12(2), 343–356. https://doi.org/10.1080/23080477.2024.2333998

Kodo, B. E., Likadja, F. J., & Mauboy, E. R. (2024). Perancangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Off-Grid pada Area Perkebunan Desa Bismarak. In Jurnal Teknik Elektro (Vol. 1, Number 1).

Nurlina, N., Fajarningrum, N. D., & Listyanda, F. (2024). Peningkatan Produktivitas Petani Jamur Tiram Dengan Press Baglog. 8(1). https://doi.org/10.37859/jpumri.v7i2.6324

Umar, M. L., Hanafi, A. F., Fitriana, F., Indraloka, A. B., Haq, B. A., & Oloan, A. F. N. (2025). Peningkatan kapasitas produksi baglog petani Jamur Tiram dengan rancang bangun mesin press baglog otomatis 4 lubang. KACANEGARA Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 8(3), 299. https://doi.org/10.28989/kacanegara.v8i3.2712

Utami, S. S., & Ramadhan, D. A. (2023). Analisa usaha produksi baglog jamur tiram: Studi kasus Rumah Kebun Jamur, Sleman, Yogyakarta. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 10(2), 1353–1360. https://doi.org/10.25157/jimag.v10i2.10145

Wattimena, L. (2020). Analisis biaya produksi dan pendapatan usaha jamur tiram putih pada usaha D’Papua Jamur di Kelurahan Malasom Kabupaten Sorong. Jurnal Jendela Ilmu, 1(1), 38–43. https://doi.org/10.34124/ji.v1i1.73

Yusianto, R., Santoso, P. B., & Rahayu, P. (2021). Peningkatan pemasaran hasil panen jamur tiram melalui pengembangan kemasan dan pemasaran daring. Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 17–22.

Zarkasyie, M. I., Setiawan, I., & Yusuf, M. N. (2020). Analisis kelayakan usahatani jamur tiram putih. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh.

Published

2026-05-29

How to Cite

Pemanfaatan Mesin-Mesin Listrik pada Proses Pembuatan Baglog Jamur Terintegrasi dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk Meningkatkan Produktivitas Budidaya Jamur Tiram di Desa Karang Anyar. (2026). Jurnal PkM Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(2). https://doi.org/10.30998/dcjamy18