Optimalisasi Potensi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Dampaknya Terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Pementasan Kemiskinan di Kotamadya Bogor   

Authors

  • Agus Jamaludin Agus UNINDRA Author
  • Toto Widiarto Toto Author
  • Sutina Author
  • Iramdan Author

DOI:

https://doi.org/10.30998/sosioekons.v18i2.2955

Keywords:

PDRB; IPM; KEMISKINAN, PEMBANGUNAN

Abstract

 

This study aims to analyze the optimization of Gross Regional Domestic Product (GRDP) potential and its impact on the Human Development Index (HDI) and poverty reduction in Bogor Municipality. GRDP growth, as an indicator of regional economic performance, not only reflects increased output from productive sectors but also has important implications for improving the quality of life of the community. An increase in the HDI, which encompasses the dimensions of education, health, and a decent standard of living, is expected to go hand in hand with inclusive economic growth. The research method uses a quantitative descriptive approach using secondary data from the Central Statistics Agency (BPS) of Bogor City for the 2015–2024 period. The analysis shows that optimizing GRDP potential through strengthening leading sectors, such as trade, manufacturing, and services, contributes significantly to increasing the HDI. Furthermore, an increase in the HDI has an impact on reducing poverty levels, although disparities remain between regions. Therefore, a sustainable economic development strategy based on local potential is needed so that GRDP growth can effectively support an increase in the HDI while reducing poverty in Bogor Municipality.

Keywords: GRDP, HDI, poverty, development

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi potensi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) serta dampaknya terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan pementasan kemiskinan di Kotamadya Bogor. Pertumbuhan PDRB sebagai indikator kinerja ekonomi daerah tidak hanya mencerminkan peningkatan output sektor-sektor produktif, tetapi juga memiliki implikasi penting terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Peningkatan IPM yang mencakup dimensi pendidikan, kesehatan, dan standar hidup layak, diharapkan berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bogor periode 2015–2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa optimalisasi potensi PDRB melalui penguatan sektor unggulan, seperti perdagangan, industri pengolahan, dan jasa, berkontribusi signifikan terhadap peningkatan IPM. Selanjutnya, peningkatan IPM berdampak pada penurunan tingkat kemiskinan meskipun masih terdapat kesenjangan antarwilayah. Dengan demikian, strategi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan berbasis potensi lokal diperlukan agar pertumbuhan PDRB dapat secara efektif mendukung peningkatan IPM sekaligus menekan angka kemiskinan di Kotamadya Bogor.             

 

 

 

.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Toto Widiarto Toto

    economi Makro

  • Sutina

    Kewirausahaan

  • Iramdan

    Pendidikan 

References

DAFTAR PUSTAKA

Adisasmita,Rahardjo.2013.Teori-Teori Pembangunan Ekonomi:Pertumbuhan Ekonomi dan Pertumbuhan Wilayah. Yogyakarta: GrahaIlmu.

Arsyad, Lincolin. 1999. Pengantar Perencanaan dan Pembangunan Ekonomi Daerah. Yogyakarta: BPFE

Anwar, Aminuddin. (2017). Peran Modal Manusia Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Regional Di Jawa. Jurnal Economia, 13(1)

Banteng, B. S. D. (2015). Analisis Keberhasilan Partisipasi Masyarakat dalam Upaya Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh di Kota Gorontalo. Jurnal Psikologi, Ekonomi, Sastra, Arsitektur & Teknik Sipil,6, 1–5.

Dumairy.(1996). Perekonomian Indonesia. Jakarta : Erlangga.

Kuncoro, M. (2010). Masalah, Kebijakan dan Politik Ekonomika Pembangunan. Erlangga .

Hariyanto, A. (2007), Strategi Penanganan Kawaan Kumuh Sebagai Upaya Menciptakan

Lingkungan Perumahan Dan Permukiman Yang Sehat (Contoh Kasus: Kota Pangkalpinang). Journal Perencanaan Wilayah da Kota UNISBA, 7(2), 11-37.

Mardhani, H. (2012), Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh Tepi Sungai Barito Puruk Cahu. Journal Perspektif Arsitektur, 7(02), 24-34

Nursyahbadi, R., & Pigawati, B. (2015) Kajian Karakteristik Kawasan PermukimanKumuh di Kampung Kota (Studi kasus) : Kampung Gandekan Semarang) Teknik PWK (Perencanaan Wilayah dan Kota) 4 (2), 267- 281

Riduwan(2013),MetodedanTeknikMenyusunTesis,Bandung,Alfabeta

Sadono Sukirno. 2016. Makro Ekonomi Teori Pengantar. Jakarta : PT.Rajawali Pers

Sudarsono8.1995, Pengantar Ekonomi MIkro,Jakarta, LP3S.

.Sugiyono, (2011) Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R & D, Bandung,Alfabeta.

Todaro, Michael P. Dan Smith, Stephen C. 2003. Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga.Jakarta:Erlangga.

Todaro M.P, Smith S.C. 2011. Pembangunan Ekonomi, Edisi Kesebelas. Jakarta: Erlangga

Published

2026-08-14

How to Cite

Agus, A. J., Toto, T. W., Sutina, S., & Iramdan, I. (2026). Optimalisasi Potensi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Dampaknya Terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Pementasan Kemiskinan di Kotamadya Bogor   . Sosio E-Kons, 18(2). https://doi.org/10.30998/sosioekons.v18i2.2955