Transformasi Pendidikan Islam Modern dalam Perspektif Haji Abdul Malik Karim Amrullah (Buya Hamka)

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30998/sap.v10i3.3141

Keywords:

Transformasi, Pendidikan Islam modern, Buya Hamka

Abstract

Transformasi pendidikan Islam modern merupakan sebuah keniscayaan di tengah dinamika perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan perubahan sosial yang semakin kompleks. Pemikiran Haji Abdul Malik Karim Amrullah menjadi salah satu rujukan penting dalam merumuskan arah pendidikan Islam yang tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga menekankan keseimbangan antara iman, akal, dan akhlak. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam konsep transformasi pendidikan Islam modern dalam perspektif Buya Hamka serta relevansinya dalam konteks pendidikan kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber data diperoleh dari karya-karya utama Buya Hamka, seperti Tafsir Al-Azhar, Lembaga Budi, serta tulisan-tulisan lain yang berkaitan dengan pemikiran pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi pendidikan Islam menurut Buya Hamka menekankan integrasi antara pendidikan spiritual, intelektual, dan moral sebagai satu kesatuan yang utuh. Pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer ilmu, tetapi juga sebagai proses pembentukan karakter dan kesadaran tauhid yang mendalam. Konsep pendidikan Islam modern dalam perspektif Buya Hamka relevan untuk dijadikan landasan dalam mengembangkan sistem pendidikan yang adaptif, humanis, dan berorientasi pada pembentukan insan kamil di era globalisasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Nurmala Syahfitri, Juliani, Nabila Azura Nasution, Nurhayati, and Dinda Syahada, “Membangun Kompetensi Spiritual dan Moral Siswa Melalui Kurikulum Pendidikan Agama Islam,” Fatih: Journal of Contemporary Research, vol. 1, no. 2, 2025, doi: 10.61253/w5a0qs82.

[2] N. Nur’aini and H. Hamzah, “Kecerdasan Emosional, Intelektual, Spiritual, Moral dan Sosial Relevansinya Dengan Pendidikan Agama Islam Perspektif Al-Qur’an,” Jurnal Educatio FKIP UNMA, vol. 9, no. 4, 2023, doi: 10.31949/educatio.v9i4.5867.

[3] D. S. Dalimunthe, “Transformasi Pendidikan Agama Islam: Memperkuat Nilai-nilai Spiritual, Etika, dan Pemahaman Keislaman dalam Konteks Modern,” Al-Murabbi Jurnal Pendidikan Islam, vol. 1, no. 1, 2023, doi: 10.62086/al-murabbi.v1i1.426.

[4] A. Kholidin, Masturin, and I. Kodriyah, “Transformasi Pemikiran Pendidikan Islam di Indonesia dan Kontribusinya terhadap Sistem Pendidikan Nasional,” Jurnal Pendidikan Islam, vol. 2, no. 3, 2025, doi: 10.47134/pjpi.v2i3.1543.

[5] T. Al-Azhar, K. Hamka, and Q. S. Al-Mulk, “Mengelola Dunia Tanpa Melupakan Akhirat:Analisis Hermeneutika Gadamer atas Tafsir Al-Azhar Karya Buya Hamka terhadap Q.S Al-Mulk: 15,” vol. 6, no. 1, pp. 2809–221, 2026, doi: 10.14421/jm.2025.52.02.

[6] J. Hanapi and A. Amaluddin, “Implementasi Pendidikan Agama Islam Berbasis Kearifan Lokal Dalam Konteks Global,” Journal of Humanities, Social Sciences, and Education, vol. 1, no. 3, 2025.

[7] M. A. Annas, R. D. Saputra, and H. A. Said, “Living Qur’an sebagai Cerminan Praktik Keagamaan: Analisis Fenomena Sosial dan Normatif,” Ulumul Qur’an: Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, vol. 4, no. 2, 2024, doi: 10.58404/uq.v4i2.333.

[8] E. P. Pangeresa, E. Putra, and A. Nurjaman, “Transformasi Lembaga Pendidikan Islam: Kajian Perkembangan Madrasah Dari Masa Ke Masa di Indonesia,” Abdurrauf Journal of Islamic Studies (ARJIS), vol. 2, no. 2, 2024, doi: 10.58824/arjis.v2i2.76.

[9] A. Miswanto, “Transformasi Pendidikan Islam Di Indonesia: Menimbang Model Kajian Karel A. Steenbrink,” SUHUF, vol. 33, no. 2, 2021, doi: 10.23917/suhuf.v33i2.16582.

[10] F. Nurhasanah, I. Ibnudin, and A. Syathori, “Konsep Pendidikan Menurut Buya Hamka Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Islam Kontemporer,” Journal Islamic Pedagogia, vol. 3, no. 2, 2023, doi: 10.31943/pedagogia.v3i2.108.

[11] N. Qomariyah and M. Maghfiroh, “Relevansi Konsep Pendidikan Islam Perspektif Buya Hamka Di Era Society,” Rabbani: Jurnal Pendidikan Agama Islam, vol. 4, no. 2, 2024, doi: 10.19105/rjpai.v4i2.8700.

[12] N. Kholisah and Moh. Zainol Kamal, “Relevansi Kurikulum Merdeka Terhadap Pendidikan Akhlak Perspektif Buya Hamka,” Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial, vol. 21, no. 2, 2023, doi: 10.37216/tadib.v21i2.1303.

[13] Dr. M. A. Lexy J. Moleong, “Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi),” PT. Remaja Rosda Karya, 2019, doi: 10.1016/j.carbpol.2013.02.055.

[14] R. K. Sari, “Penelitian Kepustakaan Dalam Penelitian Pengembangan Pendidikan Bahasa Indonesia,” Jurnal Borneo Humaniora, vol. 4, no. 2, 2021, doi: 10.35334/borneo_humaniora.v4i2.2249.

[15] S. Donkoh, “Application of triangulation in qualitative research,” Journal of Applied Biotechnology & Bioengineering, vol. 10, no. 1, 2023, doi: 10.15406/jabb.2023.10.00319.

[16] Ardiansyah, Risnita, and M. S. Jailani, “Teknik Pengumpulan Data Dan Instrumen Penelitian Ilmiah Pendidikan Pada Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif,” Jurnal IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam, vol. 1, no. 2, 2023, doi: 10.61104/ihsan.v1i2.57.

[17] A. Anisa, M. U. Said, S. Prayogo, L. A. Jabbar, and J. Malintang, “Studi Komprasi: Tafsir Klasik Turjuman Al-Mustafid As-Singkili danTafsir Modern Al-Azhar Buya Hamka (Kajian Mufasir Kawasan Asia Tenggara),” Qolamuna: Jurnal Studi Islam, vol. 11, no. 02, pp. 214–232, 2026.

[18] N. ‘Azima Munawaroh, B. Badarussyamsi, and Mohd. Arifullah, “Dialektika Tawassul dalam Tafsir Nusantara (Tafsir Al-Azhar dan Tafsir Al-Ibriz),” QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, vol. 4, no. 4, pp. 1931–1941, Apr. 2026, doi: 10.58738/qanun.v4i4.1347.

Downloads

Published

2026-04-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Wahyu Kausaha, & Farhana, F. (2026). Transformasi Pendidikan Islam Modern dalam Perspektif Haji Abdul Malik Karim Amrullah (Buya Hamka). SAP (Susunan Artikel Pendidikan), 10(3), 507-515. https://doi.org/10.30998/sap.v10i3.3141