Membedah mitos visual: analisis semiotika Barthes pada logo city branding Lumajang

Authors

  • Rahmat Kurniawan Universitas Bhinneka Nusantara Author

DOI:

https://doi.org/10.30998/jd.v13i2.1065

Keywords:

Semiotika Visual, Identitas Daerah, Mitos, Roland Barthes, Desain Logo

Abstract

Logo Lumajang Eksotik menjadi salah satu wujud strategi visual untuk mengenalkan identitas dan potensi kepada publik. Namun, penciptaan logo ini yang dihasilkan melalui proses kompetisi, sehingga perlu dianalisis kesesuaian representasi visual pada logo.  Tujuan penelitian ini untuk mengkaji relevansi dan korelasi objek-objek visual dengan makna yang sebenarnya khususnya dalam tataran mitos. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes yang meliputi aspek denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil analisis mengungkap bahwa logo ini mengonstruksi mitos kealamiahan dan kekuatan sumber kehidupan melalui naturalisasi elemen visual yang memosisikan potensi agraris, kekayaan sumber daya air, serta keharmonisan multibudaya sebagai jati diri ideologis Kabupaten Lumajang yang eksotik secara utuh. Selain itu, adanya penanda ganda pada level denotatif, yakni berupa huruf sekaligus ilustrasi. Secara umum, dapat disimpulkan bahwa dalam logo city branding Lumajang Eksotik ini merepresentasikan mitos dan nilai eksotik Lumajang secara utuh.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, Yogi, & Saputra, R. J. (2025). ‘Teori semiotika Roland Barthes dalam desain logo Pepsi: (analisis tahapan denotasi, konotasi, dan mitos terhadap budaya kapitalistik)’. Visual Raya, 2, 14. https://doi.org/12.34567/visualraya.v2i1

Agustian, W. (2022). ‘Analisis daya saing industri pariwisata pada Kabupaten Lumajang dan peningkatan ekonomi daerah’. Jurnal Ilmu Ekonomi (JIE), 6(4), 653–664.

Ayu, G., Wijayanti, N., Tinggi, S., & Bali, D. (2019). ‚Analisis semiotika logo PT. Wijaya Tribwana International‘. In Prosiding Seminar Nasional Desain dan Arsitektur (SENADA) (Vol. 2).

Barus, E., Aisyah, A., Siregar, E. F., & Risnawaty, R. (2025). ‘An analysis of Roland Barthes’ semiotic theory: focusing on denotation, connotation, and myth’. International Journal of Educational Research Excellence (IJERE), 4(2), 355–363. https://doi.org/10.55299/ijere.v4i2.1438

Cahyaningrum, Q. N., & Rejeki, S. (2022). ‘Mitos pada logo Kabupaten Bogor Sport and Tourism’. Journal.Ubm.Ac.Id, 16, 51–62. http://journal.ubm.ac.id/

Dawami, A. K. (2019). ‘Semiotika komunikasi visual pada kampanye media daring organisasi difabel akar tuli‘. Jurnal Desain, 7(1), 12–20. https://doi.org/10.30998/jurnaldesain.v7i1.2084

Gempur News. (2019, December 11). Pemkab sayembarakan desain logo city branding “Lumajang Eksotik”. https://www.gempurnews.com/2019/12/11/pemkab-sayembarakan-desain-logo-city-branding-lumajang-eksotik/

Hanif, A., & Jupriani. (2025). ‘Analisis Semiotika Roland Barthes pada Logo Fana Coffee’. Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu Seni, Media dan Desain, 2(3), 69–87. https://doi.org/10.62383/abstrak.v2i3.616

Juan, T. S., Yulianti, T., & Satvikadewi, P. (2021). ‘City branding Kabupaten Lumajang melalui Festival Loemadjang Mbiyen’. Jurnal Representamen, 7(2), 102–111.

https://doi.org/10.30996/representamen.v7i02.5735

Kumparan. (2023, April 4). Mengenal 3 Julukan Kota Lumajang yang Unik serta Fakta di Baliknya. Https://Kumparan.Com/Sejarah-Dan-Sosial/Mengenal-3-Julukan-Kota-Lumajang-Yang-Unik-Serta-Fakta-Di-Baliknya-20KsELVJuv0.

Mulyati, M. I. (2022). ‚Studi pemilihan warna terhadap interior kamar praktek dokter dan ruang tunggunya anak berkaitan terhadap tingkat stres pasien‘. Jurnal Pendidkan dan Konseling, 4, 7464–7468. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.9519

Muzzamil, F. (2025). ‚Pohon hayat nusantara dalam perspektif semiotika‘. Jurnal Inovasi Komunikasi, 8–25. https://doi.org/10.29313/jikom.v3i1.6277

Nababan, S., Reza, M. P., Utomo, A. S., & Asgawanti, E. D. (2025).’ Implementing integrated marketing communication strategies to enhance tourism growth: a case study of lumajang tourism office’. International Journal of Innovative Science and Research Technology, 10, 274–280. https://doi.org/10.38124/ijisrt/25nov205

Nur Fadiah, S., & Satriadi. (2024).’ Peran warna dalam meningkatkan daya tarik visual logo’. PARATIWI: Jurnal Seni Rupa Dan Desain, 3(2), 126–134. https://doi.org/10.26858/p.v3i2.62470

Putri, T., Ramdan, A., & Setiawati, S. D. (2024). ‘Analisis semiotika logo stunning Bandung sebagai representasi komunikasi visual city branding Kota Bandung’. E-Proceeding of Management, 11(2), 1999–2002.

Syarif, A. R., & Muhammad, H. (2018). Bahasa warna: konsep warna dalam budaya Jawa. https://www.researchgate.net/publication/325391940

Wati, Y. H., Marjono, M., & Parmawati, R. (2023). Study of environmental carrying capacity on three potential tourism destinations of lumajang regency, east java. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(SpecialIssue), 500–505. https://doi.org/10.29303/jppipa.v9ispecialissue.6663

Wayan, I. K. (2021). Makna warna. Prosiding Bali-Dwipantara Waskita: Seminar Nasional Republik Seni Nusantara (Vol. 1, pp. 110–116). Institut Seni Indonesia Denpasar. Retrieved from https://eproceeding.isibali.ac.id/index.php/bdw/article/view/260

Zuhriah, Z., & Muhammad, H. (2018). Makna warna dalam tradisi budaya; studi kontrastif antara budaya indonesia dan budaya asing. https://www.researchgate.net/publication/325391876

Published

02/27/2026

How to Cite

Kurniawan, R. (2026). Membedah mitos visual: analisis semiotika Barthes pada logo city branding Lumajang. Jurnal Desain, 13(2), 652-664. https://doi.org/10.30998/jd.v13i2.1065