Perancangan identitas visual berbasis design thinking pada produk UMKM dodol Betawi Abah Basan

Authors

  • Ade Maulana Aji Universitas Pertiwi Author
  • Kaffah Imanuddin Muhammad Rystian Santosa Universitas Pertiwi Author
  • Nofia Natasari Universitas Pertiwi Author

DOI:

https://doi.org/10.30998/jd.v13i3.3012

Keywords:

umkm, dodol betawi, identitas visual, Design Thinking

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, termasuk dalam pelestarian kuliner tradisional. Salah satu di antaranya adalah Dodol Betawi Abah Basan di Kabupaten Bekasi yang dikenal sebagai produk oleh-oleh khas daerah. Namun, UMKM ini masih menghadapi kendala pada aspek identitas visual, seperti kemasan dan media promosi yang belum terstruktur sehingga kurang memiliki daya pembeda di pasar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang identitas visual UMKM Dodol Betawi Abah Basan guna memperkuat citra merek dan meningkatkan daya saing produk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis desain dengan metode design thinking yang meliputi tahapan empathize, define, ideate, prototype, dan test. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk memahami kebutuhan serta permasalahan UMKM secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan identitas visual dilakukan dengan mengangkat nilai tradisional sebagai konsep utama, yang diwujudkan melalui elemen visual seperti logo, warna, dan tipografi yang merepresentasikan proses produksi dan karakter budaya Betawi. Selain itu, penggunaan nama “Abah Basan” sebagai identitas merek memperkuat nilai historis produk. Luaran desain berupa logo, kemasan, dan media promosi yang terintegrasi menunjukkan adanya konsistensi visual yang sebelumnya belum dimiliki oleh UMKM. Dengan demikian, penerapan design thinking dalam perancangan identitas visual mampu menghasilkan solusi desain yang sesuai dengan karakter produk serta mendukung penguatan identitas merek UMKM berbasis budaya lokal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aldo, M., Faizal, F. A., & Pratiwi, D. S. (2025). Perancangan ulang identitas visual UMKM Speecy di Kota Bandung. Kreatif: Jurnal Karya Tulis, Rupa, Eksperimental dan Inovatif, 7(1), 39–51. https://doi.org/10.53580/files.v7i1.84

Calvalie, F. J., Warjoyo, J. G., & Harjani, P. I. (2022). Perancangan ulang identitas visual dari sebuah UMKM produk kue di Tangerang. Rupaka: Jurnal Ilmiah Desain Komunikasi Visual, 4(1), 48–55. https://doi.org/10.24912/rupaka.v4i1.16766

Cempaka, G., Woelandhary, A. D., & Joesoef, A. (2017). Mendesain ulang logo Dodol Betawi “Ibu Maemunah” sebagai upaya mempertahankan ikon kekayaan warisan kuliner masyarakat Betawi. Jurnal Universitas Paramadina, 14, 1576–1596.

Fahrudin, R., & Ilyasa, R. (2021). Perancangan aplikasi “Nugas” menggunakan metode design thinking dan agile development. Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Terapan, 8(1), 35–44. https://doi.org/10.33197/jitter.vol8.iss1.2021.714

Farih, F. N., & Anggalih, N. N. (2023). Perancangan identitas visual UMKM Ibu Musriani di Kabupaten Nganjuk. Jurnal Desain Grafis Aplikatif, 1(1), 145–156. https://doi.org/10.26740/desgrafia.v1i1.54856

Febriani, E., Yojana, R. M., Hetharia, D., & Rambung, R. A. (2022). Perancangan logo produk pada usaha mikro kecil dan menengah di Kabupaten Bogor. Jipemas: Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat, 5(3), 376–386. https://doi.org/10.33474/jipemas.v5i3.15003

Hanifah, F. N., Husaini, A. S., Muzaki, B., Azzahro, A. A., Romadhoni, A. N., & Kalimah, S. (2025). Rebranding produk sebagai upaya peningkatan identitas visual UMKM Desa Blawirejo. Almujtamae: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 230–241. https://doi.org/10.30997/almujtamae.v5i2.21247

Hikmah, S. W. (2025). Perancangan identitas visual melalui redesain logo Wildhani Design Studio. Barik: Jurnal Desain Komunikasi Visual, 6(3), 272–284. https://doi.org/10.26740/jdkv.v6i3.65832

Istianah, R. (2022). Pengembangan desain kemasan produk makanan merek Krispy Yammy Babeh. Irama: Jurnal Seni, Desain dan Pembelajarannya, 4(1), 33–44. https://doi.org/10.17509/irama.v4i1.49133

Pangestu, R., & Patriansyah, M. (2021). Desain komunikasi visual dan moralitas. Besaung: Jurnal Seni Desain dan Budaya, 6(2), 125–130. https://doi.org/10.36982/jsdb.v6i2.1740

Ramayanti, D. (2024). Analisa desain kemasan dodol Betawi. Jurnal Desain, 11(2), 397–411. https://doi.org/10.30998/jd.v11i2.19665

Rizky, P., & Sitorus, O. F. (2023). Ekonomi ungu: Eksistensi ekonomi berbasis budaya studi kasus dodol Betawi. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Bisnis Syariah, 6(3), 2764–2775. https://doi.org/10.47467/alkharaj.v6i3.4688

Santosa, K. I. M. R., Frisiska, F., Farrah, F., Indrayanti, S., & Kusuma Hapsari, W. (2024). Akulturasi budaya pada corak bangsal Mandalasana dalam objek wisata Keraton Yogyakarta. Bulletin of Community Engagement, 4(1), 19–32. https://doi.org/10.51278/bce.v4i1.1024

Santosa, K. I. M. R., & Wahyu, A. P. (2024). Perancangan ilustrasi sebagai media promosi dan visual branding Pantai Cibuaya. Jurnal Desain, 11(2), 292–302. https://doi.org/10.30998/jd.v11i2.17398

Sari, I. P., Kartina, A. H., Pratiwi, A. M., Oktariana, F., Nasrulloh, M. F., & Zain, S. A. (2020). Implementasi metode pendekatan design thinking dalam pembuatan aplikasi Happy Class di Kampus UPI Cibiru. Edsence: Jurnal Pendidikan Multimedia, 2(1), 45–55. https://doi.org/10.17509/edsence.v2i1.25131

Sulistio, Nurhablisyah, & Bangko, S. (2026). Makna budaya Dodol Betawi HB Toha tetap otentik di tengah gempuran modernitas di Republika Online. Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya, 8(2), 282–290. https://doi.org/10.30998/6bs8a194

Published

06/13/2026

How to Cite

Aji, A. M., Santosa, K. I. M. R., & Natasari, N. (2026). Perancangan identitas visual berbasis design thinking pada produk UMKM dodol Betawi Abah Basan. Jurnal Desain, 13(3), 903-914. https://doi.org/10.30998/jd.v13i3.3012