Inovasi dan keberlanjutan budaya: Transformasi kertas gendhong di Pesantren Gontor

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30998/jd.v13i2.752

Keywords:

Kertas Gendhong, Konservasi, Inovasi, Pondok Gontor

Abstract

Tradisi pembuatan kertas gendhong di Pesantren Tegalsari, Ponorogo, yang menjadi bagian penting dari sejarah literasi pesantren Jawa, mengalami kemunduran seiring melemahnya aktivitas intelektual pesantren tradisional. Ketika upaya pelestarian media tulis klasik ini mulai hilang, muncul inisiatif baru dari komunitas santri Pondok Gontor pada tahun 2020 untuk merevitalisasinya melalui pengembangan inovasi teknik cetak serat berbahan dasar pohon glugu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi kertas gendhong dari medium tulis tradisional menjadi media seni kaligrafi, serta menjelaskan bagaimana inovasi teknik dan nilai-nilai spiritual produksi berkontribusi terhadap keberlanjutan budaya pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan critical ethnography melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam dengan pelaku komunitas. Pendekatan ini dipilih karena memungkinkan peneliti memahami relasi antara praktik artistik, nilai simbolik, dan konteks sosial budaya pesantren secara reflektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi teknik cetak serat pada kertas gendhong tidak hanya berfungsi sebagai adaptasi material, tetapi juga menjadi strategi kreatif dalam memperkuat kesadaran historis dan spiritual santri. Proses pembuatan kertas menjadi bentuk praktik kesabaran dan ketekunan, sementara penggunaannya dalam seni kaligrafi menghidupkan kembali makna literasi pesantren sebagai ekspresi spiritual dan budaya. Penelitian ini menegaskan bahwa revitalisasi kertas gendhong merupakan bentuk keberlanjutan budaya berbasis kearifan lokal dengan paradigma inovasi seni dan pelestarian warisan budaya takbenda.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adisasmito, N. Y. D. (2017). 'Komunikasi Visual Gambar Ilustrasi Tradisi pada Naskah Tua Jawa Masa Kolonialisme.' Jurnal Kajian Seni, 2(2), 95. https://doi.org/10.22146/jksks.12144.

Arrahma, N. (2025). 'Peran Kaligrafi Islam Sebagai Media Dakwah di Era Digital.' Jurnal Ekonomi, Syariah dan Studi Islam, 3(1), 1–11.

Baharuddin, M. R., Seriyanti, Hidayat, W., & Al Anshori, F. (2024). 'Pengembangan Produk Inovatif Desa Onondowa Berbasis Teknologi Melalui PDB Sentra Kain Kulit Kayu.' Madaniya: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Humaniora, 5(1), 108–117.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (4th ed.). SAGE Publications, Inc.

Derman Uğur, M. (1998). Letters in Gold: Ottoman Calligraphy from the Sakıp Sabancı Collection, Istanbul. Metropolitan Museum of Art.

Dhofier, Z. (1982). Tradisi Pesantren: Studi Pandangan Hidup Kyai. Yogyakarta: LP3ES.

Dhofier, Z. (2011). Tradisi Pesantren: Studi tentang Pandangan Hidup Kiai. Yogyakarta: LP3ES.

Guillot, C. (1983). 'Le Dluwang Ou « Papier Javanais ».' Archipel, 26(1), 105-116. https://doi.org/10.3406/arch.1983.1848.

Guillot, C. (1985). 'Le Rôle Historique des Perdikan Ou « villages Francs » : le cas de Tegalsari.' Archipel, 30(1), 137-162. https://doi.org/10.3406/arch.1985.2249.

Hasan, D. B. N., Sunariyah, A., & Endriyati, E. (2022). 'Potential For Development Of Heritage In Pesantren as A Halal Tourism Destination In Madura With Community-Based Tourism.' Indonesian Journal of Tourism and Leisure, 3(1), 47–57. https://doi.org/10.36256/ijtl.v3i1.211

Madison, D. S. (2019). Critical Ethnography Method, Ethics, and Performance (Third). Sage Publications.

Mantri, Y. M. (2019). 'Upaya Pelestarian Permainan Tradisional Sunda Kaulinan Barudak Guna Meningkatkan.' Jurnal TEXTURA, 6(2), 69-83.

Mars, M. M., & Hoskinson, S. (2013). A Cross-disciplinary primer on the meaning and principles of innovation (1st ed.). Emerald Group Publishing Limited.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). SAGE Publications, Inc.

Nurdianto, S. A., Joebagio, H., & Djono. (2020). 'Pesantren Tegalsari: The Synergy Between Islam and Local Wisdom In Cultural Acculturation.' Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam, 20(1), 29–52.

Permadi, T. (2005). 'Filologi - Konservasi Tradisi Pembuatan Daluang.' Academia, 1-19. https://www.academia.edu/13056883/Filologi_Konservasi_Tradisi_Pembuatan_Daluang

Raffles, T. S. (2014). The History Of Java. Narasi.

Ranggawarsita, S. Z. . (Komite. (1979). Babad Cariyos Lelampahanipun Suwargi R.Ng. Ranggawarsita. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Ranjabar, J. (2006). Sistem Sosial Budaya Indonesia. Semarang: Ghalia Indonesia.

Rohmatulloh, D. M. (2018). 'Local Muslim Heritage: Pelestarian Warisan Budaya Pesantren di Tegalsari Ponorogo.' Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars, April, 232-239. http://proceedings.kopertais4.or.id/index.php/ancoms/article/view/125.

Salsabila, U. H., Nuri, N. S., Fiddini, P. F., Sholikhah, D. A., & Rahmah, N. K. R. A. (2022). 'The Development of Educational Technology In The Realm of Islamic Boarding School Learning.' MA’ALIM: Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 1–11.

Sedyawati, E. (2008). Keindonesiaan Dalam Budaya. Jakarta: Wedatama Widya Sastra.

Soeroso, A., & Susuilo, Y. S. (2008). 'Strategi Konservasi Kebudayaan Lokal Yogyakarta.' Jurnal Manajemen Teori Dan Terapan| Journal of Theory and Applied Management, 1(2), 144-161. https://doi.org/10.20473/jmtt.v1i2.2363.

Soetikna, R. T. A. (1939). 'Dloewang Panaraga. (Het een en ander over de vervaardiging en verbreiding van kertas gendong te Tegalsari).' Djawa Tijdschrift Van Het Java-Instituut, 19, 191-194.

Styono, G., & Satria, A. (2024). Eksistensi Kertas Tradisional gendhong Ponorogo. 21(2), 75-93.

Teijgeler, R. (2016). DLUWANG: Cultural-historical aspects and material characteristics [Technical report]. Heritage for Peace. https://doi.org/10.13140/RG.2.1.4073.4247

Permadi, T., Guzzini, A., & Kurniasih, E. (2025). Sacred Paper: Exploring the Materiality and Symbolism of Daluang in Balinese Hindu Rituals. Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies), 15(2), 1–20. https://doi.org/10.24843/JKB.2025.v15.i02.p01

UNESCO. (2011). 2003 Convention for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage. 2003 Convention for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage.

Published

01/22/2026

How to Cite

Styono, G., Komariah, A. N., & Riani, A. I. (2026). Inovasi dan keberlanjutan budaya: Transformasi kertas gendhong di Pesantren Gontor. Jurnal Desain, 13(2), 385-397. https://doi.org/10.30998/jd.v13i2.752