Ethnic chic: Harmoni tradisi dan modernitas dalam penciptaan busana outer bertema visual bahasa isyarat

Authors

  • Nilla Fatikha Khoirunnisa Institut Seni Indonesia Surakarta image/svg+xml Author
  • Novita Dwi Wulandari Institut Seni Indonesia Surakarta image/svg+xml Author

DOI:

https://doi.org/10.30998/jd.v13i4.3731

Keywords:

Batik Tulis, Motif Bisindo, Outer Ethnic Chic

Abstract

Industri fesyen kontemporer menuntut inovasi desain yang cepat mengikuti tren, salah satunya melalui pengaplikasian wastra tradisional seperti batik tulis ke dalam busana modern. Namun, pemanfaatan batik tulis umumnya masih berfokus pada pelestarian nilai tradisional atau eksplorasi motif budaya secara parsial, tanpa mengaitkannya dengan isu sosial kontemporer. Penciptaan karya ini bertujuan menciptakan busana outer bergaya ethnic chic yang mengintegrasikan visualisasi gestur Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo) ke dalam motif batik tulis, sekaligus menjadikan fesyen sebagai media pengenalan Bisindo dan pesan inklusivitas sosial kepada masyarakat luas. Metode penciptaan mengacu pada tahapan Gustami, yaitu eksplorasi, perancangan, dan perwujudan. Data gestur Bisindo diperoleh melalui observasi partisipatif terhadap anak penyandang tunarungu di Forum Buah Hati Berseri Surakarta, distilasi menjadi motif melalui teknik klowong dan isen-isen menggunakan canting, divalidasi melalui expert judgment, serta diuji melalui wearability test pada tiga responden. Hasil penciptaan berupa busana outer ready-to-wear bersiluet slim-fit asimetris, memadukan kain polos dengan batik tulis bermotif Bisindo pada bagian depan dan punggung. Uji pakai menunjukkan respons positif terhadap aspek ergonomis, estetika, dan keterbacaan konseptual busana, serta diterima dengan baik oleh komunitas sasaran. Simpulannya, penciptaan ini menghadirkan alternatif busana etnik kontemporer yang menjembatani pelestarian batik tulis dengan inklusivitas sosial, meski keterbacaan motif oleh publik luas masih memerlukan pengujian lanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al Atok, A. R., Pratama, A. Y., Wahyudi, D. Y., & Meritasari, D. P. R. (2025). Pembelajaran bentang budaya nusantara dalam karya wastra terintegrasi web learning Lokawastra untuk pendalaman elemen Bhinneka Tunggal Ika di MAN 2 Kota Malang. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 8(3), 2156–2172. https://doi.org/10.30605/jsgp.8.3.2025.7263

Anggarini, A., Bangun, D. A. N., & Saripudin, I. (2020). Alternatif model penyusunan mood board sebagai metode berpikir kreatif dalam pengembangan konsep visual. Journal Printing and Packaging Technology, 1(1). https://doi.org/10.32722/printpack.v1i1.2455

Arafah, N. (2025). Eksplorasi serat nanas dalam tenun tradisional ATBM sebagai karya tekstil bernilai ekologis dan budaya lokal. Bookchapter ISBI Bandung: Seni Berkelanjutan.

Aryati, A. A. (2021). Melawan idealisme tubuh melalui fashion (Analisis semiotika fashion pada video clip Billie Eilish) [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Surakarta]. Universitas Muhammadiyah Surakarta Institutional Repository.

Fadhillah, I., Trisnawati, D., Rahmat, F., & Aryadi, M. (2025). Style chic modern dengan pengaplikasian batik Pariangan. Jurnal Pendidikan, Penciptaan Seni dan Budaya, 1(2), 89–116. https://doi.org/10.62710/jppsb.f3vtpp52

Gustami, S. P. (2007). Butir-butir mutiara estetika timur: Ide dasar penciptaan seni kriya Indonesia. Prasista.

Hendariningrum, R., & Susilo, M. E. (2008). Fashion dan gaya hidup: Identitas dan komunikasi. Jurnal Ilmu Komunikasi, 6(1), 25–32. https://doi.org/10.31315/jik.v6i1.38

Kusumaningtyas, R. F. (2011). Perlindungan hak cipta atas motif batik sebagai warisan budaya bangsa. Pandecta Research Law Journal, 6(2). https://doi.org/10.15294/pandecta.v6i2.2337

Mandegani, G. B., Setiawan, J., Haerudin, A., & Atika, V. (2018). Persepsi kualitas batik tulis. Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah, 35(2), 75–84. https://doi.org/10.22322/dkb.v35i2.4108

Mariani, M., Akbar, M. A., Ihsani, B. Y., & Candra, C. (2024). Pembelajaran kultural melalui motif kain songket: Analisis terhadap karakteristik masyarakat Suku Sasak. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(6), 5764–5773. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i6.4542

Marjono, J. N. (2025). Development of combined floral motif batik using stamp and hand-drawn techniques for jarit: Pengembangan batik kombinasi motif flora dengan teknik cap dan tulis untuk jarit. HASTAGINA: Jurnal Kriya dan Industri Kreatif, 5(1), 25–34. https://doi.org/10.59997/hastagina.v5i01.1617

Mukti, R. A., Agatha, D. A., Novitasari, D. A., Yanti, A. D., Rizky, M. D., & Yulianingtyas, M. F. (2023). Pelatihan pembuatan shibori busana outer scarf pada remaja putri di Desa Pulungan. Jurnal Penamas Adi Buana, 6(2), 155–162. https://doi.org/10.36456/penamas.vol6.no02.a6805

Nugroho, J. P. D., Widihastuti, & Jerusalem, M. A. (2025). Batik Bhumi Phala: Manifestasi identitas Kabupaten Temanggung dalam wastra. Jurnal Seni Nasional Cikini, 11(2), 27–35. https://doi.org/10.52969/jsnc.v11i2.560

Nurcahyanie, Y. D., Winarno, A., & Misbahuddin, A. R. (2025). Fashion cerdas: AI dan masa depan industri mode. Bit-Tech, 7(3), 884–892. https://doi.org/10.32877/bt.v7i3.2242

Nurcahyo, M. (2022). Kajian peran sketsa dalam proses kreatif dan pendidikan desain (Kasus pengalaman belajar desain di era digital). Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior, 10(2), 86–97.

Nurannisaa P. B., S., Andeas, A., & Nugroho, J. A. (2021). Pengembangan “jurnal proses desain” sebagai media pembelajaran perancangan desain. Jurnal Desain, 9(1), 131–142. https://doi.org/10.30998/jd.v9i1.10690

Putra, E. S. I. (2019). Studi etnografi orang Banjar di Kabupaten Indragiri Hilir Propinsi Riau. Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, 5(3), 179–186. https://doi.org/10.47521/selodangmayang.v5i3.137

Soelistyowati, S., & Rahadiyanti, M. (2025). Penggunaan tenun ikat Tanimbar pada perancangan modest wear bergaya Chinese look sebagai upaya pelestarian budaya wastra. COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 4(10). https://doi.org/10.59141/comserva.v4i10.2907

Rahmawati, L. N. (2015). Peningkatan kreativitas mencipta desain busana dengan pendekatan pembelajaran kooperatif berbasis STAD (Students Teams Achievement Division) pada mata diklat menggambar busana di SMK Negeri 4 Yogyakarta [Skripsi, Universitas Negeri Yogyakarta]. Lumbung Pustaka UNY.

Ramadhan, A. F. (2024). Tren fast fashion pakaian masa new normal di Indonesia: Efektivitas konsep sustainable fashion terhadap lingkungan. Journal of Waste and Sustainable Consumption, 1(2), 77–89. https://doi.org/10.61511/jwsc.v1i2.2024.1247

Ramadina, R. (2025). Analisis SWOT terhadap strategi bisnis PT Uniqlo Indonesia dalam meningkatkan daya saing serta bertahan dan berkembang di tengah persaingan industri fashion global. Journal of Young Entrepreneurs, 4(4), 114–131.

Septiani, P. R., & Darwoto. (2024). Perancangan batik tulis smock dengan sumber ide aktivitas gajah Sumatra untuk produk busana outer. Arty: Jurnal Seni Rupa, 13(3), 29–40. https://doi.org/10.15294/arty.v13iSpecial.11848

Siregar, Y., Suantara, D., Prameswari, N. S., & Setiawan, N. (2021). Aplikasi pencetakan 3D dari motif kain Cual Tampok Manggis dalam produk fesyen outer wanita. SENADA (Seminar Nasional Manajemen, Desain dan Aplikasi Bisnis Teknologi), 4, 366–373.

Slistyarini, C. (2013). Dilema identitas etnis Tionghoa dalam film televisi (FTV) Indonesia (Analisis semiotik tentang representasi etnis Tionghoa di Singkawang dalam FTV Bakpao Ping Ping) [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Surakarta].

Yusuf, K., & Jaelani, A. Q. (2022). Gerakan rasa wastra Indonesia. Konvergensi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 3(2), 333–347.

Zuanneti, E., & Rahayu, I. A. T. (2023). Pembuatan outer dengan perpaduan kain tenun songket Bali dan katun di Kekean Wastra Gallery. JPBD (Jurnal Penelitian Busana dan Desain), 3(1), 43–50. https://doi.org/10.26740/jpbd.v3i1.34657

Zulianti, Z., & Aryanti, S. (2020). Pelestarian batik tulis nitik pada era modern di Desa Trimulyo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul. PARADIGMA: Jurnal Ilmu Administrasi, 9(2), 99–116. https://doi.org/10.65124/prdm.v9i2.124

Published

09/20/2026

How to Cite

Khoirunnisa, N. F., & Wulandari, N. D. (2026). Ethnic chic: Harmoni tradisi dan modernitas dalam penciptaan busana outer bertema visual bahasa isyarat. Jurnal Desain, 13(4), 1679-1693. https://doi.org/10.30998/jd.v13i4.3731