Perancangan motif stilasi Kujang Jago dan bunga Patrakomala sebagai salah satu representasi budaya Sunda

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30998/jd.v13i4.3934

Keywords:

Kujang Jago, Bunga Patrakomala, Desain Motif, Budaya Sunda

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan motif yang terinspirasi dari stilasi Kujang Jago dan bunga Patrakomala sebagai upaya pelestarian budaya Sunda melalui pendekatan desain motif kontemporer. Dalam penelitian ini, Bandung diposisikan sebagai salah satu konteks lokal dalam ruang budaya Sunda, sehingga bunga Patrakomala digunakan sebagai penanda identitas lokal Bandung dalam konteks budaya Sunda, bukan sebagai representasi keseluruhan wilayah dan keragaman budaya Sunda. Perancangan motif didasarkan pada bentuk visual dan nilai filosofis yang terkandung dalam kedua unsur budaya tersebut. Kujang Jago dipilih karena merepresentasikan kekuatan, kepemimpinan, dan keagungan yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Sunda, sedangkan bunga Patrakomala merepresentasikan keindahan sekaligus identitas lokal Kota Bandung sebagai “Kota Kembang”. Penelitian ini menggunakan metode design research meliputi tahapan studi literatur dan pembuatan konsep, eksplorasi bentuk dan proses stilasi, digitalisasi desain dan pengembangan komposisi motif, pengembangan warna (colourway), serta pembuatan repeat pattern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses stilasi mampu mentransformasikan karakter visual Kujang Jago dan bunga Patrakomala ke dalam bentuk motif yang lebih sederhana tanpa menghilangkan karakter visual utamanya. Motif disusun menggunakan prinsip repetisi yang didukung oleh keseimbangan, harmoni, kesatuan, dan irama sehingga menghasilkan komposisi visual yang estetis dan komunikatif. Pemilihan warna teal merepresentasikan kejernihan air dan kesejukan alam Kota Bandung serta hubungan masyarakatnya dengan alam. Motif yang dihasilkan memiliki fleksibilitas penerapan pada berbagai produk kreatif, seperti tekstil, produk fesyen, interior, dan suvenir kebudayaan, sehingga berpotensi menjadi media pelestarian budaya sekaligus penguatan identitas visual Sunda dalam konteks lokal Bandung.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Austin, J. L., & Bramsen, I. (2024). Visual (data) observation in international relations: Attentiveness, close description, and the politics of seeing differently. Review of International Studies, 50(6), 965–986. https://doi.org/10.1017/S0260210523000426

Basiroen, V. J., Andhini, G. K., & Manuaba, I. B. K. (2025). Preserving tradition: Motif design development for Batik Tulis Lasem. IAFOR Journal of Cultural Studies, 10(1), 269–293. https://doi.org/10.22492/ijcs.10.1.11

Ekadjati, E. S. (2009). Kebudayaan Sunda: Suatu pendekatan sejarah. Pustaka Jaya.

Enrico, E., Lautama, C., & Pratomo, E. R. (2022). Perancangan motif tekstil kontemporer berbasis isu budaya populer dengan prinsip localism. Narada: Jurnal Desain dan Seni, 9(2), 133–144. https://doi.org/10.22441/narada.2022.v9.i2.001

Fardhani, A. Y. S., & Katresna, A. S. (2024). Creation of contemporary batik with brush stroke motifs using layering technique. Mudra Jurnal Seni Budaya, 39(3), 283–293. https://doi.org/10.31091/mudra.v39i3.2745

Handayani, W., Marlianti, M., & Nurfathonah, S. S. (2023). Pengembangan stilasi motif Wadasan Cirebon sebagai proses kreatif mahasiswa (Studi kasus pada mata kuliah Studio IV Prodi Tata Rias Busana ISBI Bandung). ATRAT: Jurnal Seni Rupa, 11(3), 243–249. https://doi.org/10.26742/atrat.v11i3.3184

Heryana, A., Adeng, A., Erwantoro, H., Supriatna E., Merlina N., Herlinawati L., Hermansyah E., Irawan D., Osma L.O., & Rustiyadi R.F. (2012). Kujang paneupaan dari Tanah Sunda. Balai Pelestarian Nilai Budaya Bandung.

Jhundy, B. A., & Wahyuningsih, U. (2023). Stilasi tanaman Carica sebagai sumber ide motif batik. BAJU: Journal of Fashion and Textile Design Unesa, 4(2), 97–106. https://doi.org/10.26740/baju.v4n1.p96-102

Juniati, N., Megawati, V., Hananto, H., & Benarkah, N. (2026). Design ethnography in developing batik motifs as village visual identity: A study of Ketapanrame Village, East Java. Panggung, 36(2), 239–255. https://doi.org/10.26742/panggung.v36i2.4347

Kurniawan, A. (2014). Kajian historis dan filosofis kujang. Jurnal Rekarupa, 2(1), 1–10. https://ejurnal.itenas.ac.id/index.php/rekarupa/article/view/611

Krisnawati, E., Afrina, U., Cleveresty, T. B., & Citraresmana, E. (2024). Penguatan interaksi budaya Sunda dan Tionghoa melalui Festival Bulan di Kota Bandung. Kumawula: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 7(1), 240-247. https://doi.org/10.24198/kumawula.v7i1.52717

Lai, P., Westland, S., & Booth, S. A. (2023). Pixel-based object recognition in fashion images to generate colour palettes. The Design Journal, 27(1), 108–114. https://doi.org/10.1080/17543266.2023.2250820

Machdalena, S., Dienaputra, R. D., Suryadimulya, A. S., Nugraha, A., Kartika, N., & Yuliawati, S. (2023). Motif batik Ciwaringin sebagai identitas budaya lokal Cirebon. Panggung, 33(1), 72–87. https://doi.org/10.26742/panggung.v33i1.2476

Magh'firoh, R. H. (2022). Perancangan desain motif batik dengan sumber ide budaya dan kesenian khas Trenggalek. Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya, 5(1), 57–65. https://doi.org/10.30998/vh.v5i1.7903

Meyer, M. W., & Norman, D. (2020). Changing design education for the 21st century. She Ji: The Journal of Design, Economics, and Innovation, 6(1), 13–49. https://doi.org/10.1016/j.sheji.2019.12.002

Muratovski, G. (2016). Research for designers: A guide to methods and practice. SAGE.

Ramadhan, M. B. (2023). Menggali kearifan lokal: Perancangan motif batik modern berdasarkan relief ornamentasi Sendang Duwur Paciran Lamongan. Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya, 29(4), 138–148. https://doi.org/10.33503/paradigma.v30i4.1263

Regine, N., Laswandi, H., & Meliana, S. (2023). Development of batik patterns at the National Library of Indonesia with the stylization method. International Journal of Application on Social Science and Humanities, 1(1), 1782–1790. https://doi.org/10.24912/ijassh.v1i2.27925

Rizqiyah, A. A., Wahyuningsih, S. E., Nurmasitah, S., & Widdiyanti. (2024). Penciptaan motif batik dengan sumber ide relief Candi Ngempon. Fashion and Fashion Education Journal (FFEJ), 13(2), 74–84. https://journal.unnes.ac.id/journals/ffe/article/view/13277

Sari, A. A., & Sulistyati, A. N. (2025). Perancangan motif batik kontemporer untuk tekstil pakaian. Ornamen, 22(1), 78–93. https://doi.org/10.33153/ornamen.v22i1.6019

Siska, N. P. A., Tenaya, A. A. N. A. M. K., & Prayatna, I. W. D. (2025). Hiraya Manawari: Metafora bunga Patrakomala pada busana pesta kolaborasi dengan UD. Dimas Studio. Bhumidevi: Journal of Fashion Design, 5(2), 122–132. https://doi.org/10.59997/bhumidevi.v5i2.6045

Senoprabowo, A., Prabowo, D. P., & Khamadi. (2023). Digitalisasi ornamen Kala, Mentari, dan Merak sebagai inovasi motif batik kontemporer khas Bali. Jurnal Desain, 10(2), 365–375. https://doi.org/10.30998/jd.v10i2.14284

Shagaya, M. O. (2025). Color as a cognitive and cultural tool: A psychological exploration of its role in graphic design communication. International Journal of Art and Design, 9(2), 98–107. https://doi.org/10.24191/ijad.v9i2.8187

Stuart, M. (2026). Pattern recognition: Identifying a gap in the surface pattern design literature. TEXTILE: Cloth and Culture, 24(3), 770–781. https://doi.org/10.1080/14759756.2026.2634986

Sumardjo, J. (2014). Estetika Paradoks Sunda. Kelir.

Sunarya, Y. Y., Yana, D., & Destiarmand, A. H. (2025). Visual adaptation of Batik Sunda ornaments in Sundanese cultural expressions on good design. New Design Ideas, 9(3), 812–828. https://doi.org/10.62476/ndi.93812

Susanti, S., & Sukaesih. (2024). The meaning of Sunda cultural construction for Javanese individuals in Bandung. Sosiohumaniora, 26(1), 12–23. https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v26i1.50196

Swasty, W., Utami, L. A., Ronggowarsito, B. I., & Yudiarti, D. (2024). Identifying the meaning of colors as design information for design tools: A systematic literature review. Journal of Visual Art and Design, 16(2), 205–228. https://doi.org/10.5614/j.vad.2024.16.2.5

Wardani, D. C., Fardhani, A. Y. S., & Siagian, M. C. A. (2025). Festival Rewanda Bojana sebagai inspirasi motif batik kontemporer dengan gaya doodle art. Jurnal Desain, 12(2), 313–333. https://doi.org/10.30998/jd.v12i1.20100

Zhao, X., Yang, H., Shi, X., Liu, K., Wang, Y., & Zhang, G. (2023). CPRM: Color perception and representation model for fabric image based on color sensitivity of human visual system. Textile Research Journal, 93(13–14), 2956–2970. https://doi.org/10.1177/00405175221150647

Zihana, Z. I., & Chaysalina, I. (2023). Preserving cultural identity of Angklung Paglak through visual identity-based approach. Journal of Visual Art and Design, 15(2), 127–139. https://doi.org/10.5614/j.vad.2023.15.2.3.

Published

09/19/2026

How to Cite

Wening Gilang Nawangi, Sabrian, D. D., & Shalih, P. R. (2026). Perancangan motif stilasi Kujang Jago dan bunga Patrakomala sebagai salah satu representasi budaya Sunda. Jurnal Desain, 13(4), 1664-1678. https://doi.org/10.30998/jd.v13i4.3934