Reinterpretasi simbol tongkonan sebagai elemen dekoratif pada perancangan kursi inovatif

Authors

  • Nila Salsabila Maulidia Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara image/svg+xml Author
  • Jati Widagdo Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara image/svg+xml Author
  • Sutarya Sutarya Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara image/svg+xml Author

DOI:

https://doi.org/10.30998/jd.v13i3.2463

Keywords:

Reinterpretasi simbol, desain berbasis budaya, desain furniture

Abstract

Penelitian ini berfokus pada reinterpretasi simbol tongkonan sebagai elemen dekoratif dalam perancangan kursi inovatif. Simbol tongkonan, yang merupakan ciri khas arsitektur tradisional Toraja, memiliki makna budaya filosofis yang mendalam, namun belum banyak diterapkan dalam perancangan furnitur modern. Pokok permasalahan yang diangkat adalah bagaimana mengadaptasi elemen-elemen simbol tongkonan, seperti bentuk atap melengkung, ukiran tradisional, dan struktur kapal ke dalam desain kursi yang estetis, ergonomis, dan fungsional. Terdapat kesenjangan penelitian berupa belum tersedianya mekanisme metodologis yang mampu mentransformasikan simbol budaya menjadi parameter desain operasional yang menjembatani makna simbolik dengan performa ergonomis produk. Metode penelitian menggunakan pendekatan culture-based design yang dioperasionalkan melalui metode perancangan S.P Gustami, meliputi tiga tahap, yaitu: eksplorasi, perancangan, dan perwujudan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol tongkonan, dengan elemen-elemen seperti struktur melengkung dan ukiran yang diterapkan menjadi parameter desain yang memengaruhi struktur, proporsi, estetika, dan performa ergonomis kursi. Kontribusi konseptual penelitian ini terletak pada formulasi model reinterpretasi simbol budaya sebagai kerangka desain berbasis makna yang menjembatani analisis simbolik, proses perancangan sistematis, dan validasi fungsional produk. Temuan ini memperluas wacana desain produk berbasis kearifan lokal dengan menempatkan simbol budaya berfungsi sebagai sumber inovasi desain, bukan sekadar referensi estetika dekoratif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustin, D. A., & Affanti, T. B. (2021). Exploration of the crochet technique in room dividers using veterban material. Arty: Jurnal Seni Rupa, 10(1), 53–62.

Andansari, D., & Shyafary, D. (2024). Peningkatan kemampuan sketsa manual bagi mahasiswa dan alumni Prodi Desain Produk Kayu dan Serat. J-ABDI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 181–189.

Anugerah Mahaji Puteri, R., Sudarwati, W., & Setiawan, A. (2022). Desain layout dalam mengoptimalisasi proses kerja dengan intervensi ergonomi (Studi kasus pada Fadhel Furniture). Prosiding Seminar Nasional Penelitian LPPM UMJ, 155–163.

Bainhana, Maria, Bekata, Halena Muna, Moban, Mahalita S, Mapada, Margerita A, Maure, Lutgardis S, Kamengko, Lodia M, Klaping, Loni S. Mau, Weni, Loriance Tonu, Laupada, Loriana, Dony, P. M. T. (2025). Filosofi dan nilai budaya dalam arsitektur rumah adat suku Kabola (Bang Towo). Jurnal Pendidikan dan Keguruan, 3(3), 460–470.

Candiana, C., Sulistyono, S., & Deni, D. (2021). Keawetan alami jenis kayu jati (Tectona grandis, linn. F.), mahoni (Swietenia macrophylla King) dan sengon (Paraserianthes falcataria, L) pada umur lima tahun. Wanaraksa, 13(01). https://doi.org/10.25134/wanaraksa.v13i1.4647

Datu, John Kendek, Hamdy, Muhammad Awaluddin, Mustafa, S. (2023). Penerapan model pendekatan arsitektur lokal dan neo vernakular pada gedung pusat kreatif di Kabupaten Toraja Utara. Jurnal Arsitektur Sulapa, 5(1), 58–67.

Dhana, M. M. A., Hendrawan, I. K., Kalyana, I. A. R. N., Putri, I. G. A. D. K., & Putra, W. N. A. P. (2023). Kajian arsitektur bioklimatik rumah tongkonan. Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, Dan Lingkungan Terbangun, 3(2), 298–308. https://doi.org/10.59997/vastukara.v3i2.2897

Halim, A. O., & Wicaksono, S. R. (2023). Rancang bangun sistem informasi produksi custom furniture berbasis web (Studi kasus jati indah furniture). KURAWAL Jurnal Teknologi, Informasi Dan Industri, 6(2020), 121–136. https://jurnal.machung.ac.id/index.php/kurawal

Handono, B. D., & Widagdo, J. (2019). Bunga teratai sebagai ide penciptan kursi teras. SULUH: Jurnal Seni Desain Budaya, 2(2), 110–126.

Hasni, Nur, Muhammad Ihsan, Fauziah, Nurul, Purwanto, A. (2021). Dilema identitas kebudayaan dalam tradisi ma’tinggoro tedong ala suku Toraja di era turistifikasi. Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian Dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan, 8(1), 7. https://doi.org/10.26858/sosialisasi.v0i3.19951

Hendro, E. P. (2020). Simbol: arti, fungsi, dan implikasi metodologisnya. Endogami: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi, 3(2), 158–165. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/endogami/article/download/30640/17351

Hidayati, F., Fajrin, I. T., Ridho, M. R., Nugroho, W. D., Marsoem, S. N., & Na’iem, M. (2016). Sifat fisika dan mekanika kayu jati unggul “mega” dan kayu jati konvensional yang ditanam di hutan pendidikan, Wanagama, Gunungkidul, Yogyakarta. Jurnal Ilmu Kehutanan, 10(2), 98. https://doi.org/10.22146/jik.16510

Jainuddin, J., Dipalaya, T., & Mangampang, E. T. (2022). Eksplorasi Etnomatematika terhadap pola geometri pada rumah adat tongkonan di Toraja. Klasikal : Journal of Education, Language Teaching and Science, 4(3), 627–640. https://doi.org/10.52208/klasikal.v4i3.328

Lestari, R. R. W., Nurhayati, K., & Murti, N. K. (2026). Peran media sosial dalam membentuk preferensi estetika dan representasi budaya lokal pada arsitektur modern. Jurnal Desain, 13(3), 693–710. https://doi.org/10.30998/jd.v13i3.215

Mubarokah, I., & Jaya, A. I. A. (2024). Upaya Memperkuat kebudayaan bangsa melalui penerapan wawasan nusantara di era gemparnya budaya westernisasi. Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial, 6(1), 40. https://doi.org/10.31602/jt.v6i1.13477

Pakan, M. S. L., Pratiknjo, M. H., & Mamosey, W. E. (2018). Rumah adat “Tongkonan” orang Toraja Kabupaten Tana Toraja Provinsi Sulawesi Selatan. Holistik, 11(22), 1–16.

Pangestu, A. G., & Santoso, R. E. (2021). Perancangan motif burung murai dengan teknik ecoprint kombinasi sulam untuk outwear. Melayu Arts and Performance Journal, 4(2), 182–187.

Pasoloran, O., Sanderan, R., & Pasulu, A. (2023). Initiating discourse on Toraja church economic theology: role of tongkonan in forming and developing economic theology in Toraja church. Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat, 7(2), h. 111-120.

Prihatin, P. (2022). Motif itik sekawan melayu Riau sebagai inspirasi penciptaan ukiran kriya kayu. Gondang: Jurnal Seni Dan Budaya, 6(1), 106–117.

Rachmalia, I., Rahmawati, F., Rossa, A., & Subiyantoro, H. (2022). Penerapan konsep ruang privat pada rumah tongkonan. Adbe, 2(1), 76–87. https://adbe.upnjatim.ac.id/index.php/adbe/article/view/22

Rahman, N. I. (2020). Bentuk atap dan ornamen rumah adat Tongkonan Toraja pada tas kulit jenis messenger bag (Skripsi sarjana, Institut Seni Indonesia Yogyakarta). Repositori ISI Yogyakarta. https://digilib.isi.ac.id/9588

Rante, M., Rombeallo, Y. M., Ramba, D., Sulastri, N., & Hendrik, H. (2023). Penerapan fungsi tongkonan dalam meningkatkan kemampuan membaca dan berhitung siswa sekolah dasar di lembang Tondon. Indonesian Collaboration Journal of Community Services (ICJCS), 3(1), 87–91. https://doi.org/10.53067/icjcs.v3i1.112

Sabaniyah, A., & Yuanditasari, A. (2024). Studi transformasi bentuk pada desain furniture berbasis budaya lokal suku Dayak sebagai wujud pelestarian kebudayaan. Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan & Perancangan Desain Interior, 12(1), 40–51.

Sumarto, D. A., Armia, A., Zaini, A., Mildani, R., Hardian, R., & Farliansyah, F. (2024). Reinterpretasi arsitektur tradisional dalam desain museum budaya lokal Aceh 2024. Journal of Informatics and Computer Science, 10(2). https://jurnal.uui.ac.id/index.php/jics/article/view/4924.

Tangdilintin, E, Paramadharma, H, Eskak, E, Antana, A. E, Radhitya, Y, Renawati, N, Lestari, R. Y, Wijaya, M., & Nurindra, Z. C. (2024). Penerapan ornamen hias Toraja pada bambu laminasi. Prosiding Seminar Nasional Industri Kerajinan Dan Batik, 6(1), 1–11.

Wahyudi, I., Priadi, T., & Rahayu, I. S. (2014). Karakteristik dan sifat-sifat dasar kayu jati unggul umur 4 dan 5 tahun asal Jawa Barat. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 19(1), 50–56.

Waruwu, M. (2024). Pendekatan penelitian kualitatif: konsep, prosedur, kelebihan dan peran di bidang pendidikan. Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 5(2), 198–211. https://doi.org/10.59698/afeksi.v5i2.236

Published

06/30/2026

How to Cite

Maulidia, N. S., Widagdo, J., & Sutarya, S. (2026). Reinterpretasi simbol tongkonan sebagai elemen dekoratif pada perancangan kursi inovatif. Jurnal Desain, 13(3), 1077-1096. https://doi.org/10.30998/jd.v13i3.2463