Strategi optimalisasi ruang dalam perancangan interior rumah tipe 36 satu lantai

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30998/jd.v13i4.3302

Keywords:

Desain Interior, Fleksibilitas Ruang, Optimalisasi Ruang, Rumah Tipe 36

Abstract

Strategi optimalisasi ruang dalam perancangan interior rumah tipe 36 satu lantai diperlukan untuk mengatasi keterbatasan luas yang dapat memengaruhi efisiensi, fleksibilitas, dan kenyamanan ruang. Penelitian ini menggunakan metode perancangan Rosemary Kilmer yang terdiri dari tahap analisis dan sintesis. Tahap analisis digunakan untuk mengidentifikasi aktivitas, kebutuhan ruang, serta kriteria perancangan, sedangkan tahap sintesis digunakan untuk mengembangkan konsep dan strategi desain hingga evaluasi hasil perancangan. Strategi desain diterapkan melalui ruang terbuka, ruang multifungsi, penyesuaian antropometri, dan pengorganisasian ruang berdasarkan tingkat privasi, sedangkan pendekatan biomorfik yang terinspirasi dari cangkang siput digunakan sebagai pembentuk karakter visual interior. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa ruang terbuka dan pola sirkulasi linear mendukung keterhubungan aktivitas, sedangkan transformasi ruang multifungsi memungkinkan satu area digunakan untuk fungsi yang berbeda sesuai kebutuhan. Sebagian besar jalur pergerakan telah memenuhi standar sirkulasi yang digunakan, meskipun terdapat satu jalur akses kamar tidur selebar 70 cm yang belum memenuhi standar minimum. Pengorganisasian ruang publik, semiprivat, dan privat juga mempertahankan kebutuhan privasi pada ruang dengan fungsi yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi rumah tipe 36 dapat dilakukan melalui integrasi strategi ruang yang efisien, fleksibel, dan mempertimbangkan kebutuhan antropometri serta privasi, dengan pendekatan biomorfik sebagai karakter visual perancangan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arafi, T., & Raidi, S. (2024). Kajian kenyamanan sirkulasi tata ruang studi kasus: Tipe rumah di Perumahan Gondang Tani. SIAR IV 2023: Seminar Ilmiah Arsitektur, 198–206. https://proceedings.ums.ac.id/siar/article/view/4055

Arliana, A., Selma, A. N., & Nugroho, A. (2021). Konsep open-plan pada rumah tinggal: Studi kasus, rumah di Gg.Ramdhan II 128/47, Bandung. Waca Cipta Ruang, 7(2), 51–57. https://doi.org/10.34010/wcr.v7i2.3521

Bizky, E. F., Endangsih, T., & Sulistiowati, A. D. (2024). Perancangan oceanarium di Tangerang Kota dengan pendekatan arsitektur biomorfik. Jurnal Arsitron, 9(1), 30–41. https://jurnalft.budiluhur.ac.id/arsitron/article/view/12

Ching, F. D. K. (2008). Arsitektur Bentuk, Ruang, dan Tatanan (L. Simarmata, Ed.; H. Situmorang, Tran.; 3rd ed.). Penerbit Erlangga.

El Grascia, F., Aditya, M., & Purwanto, P. (2025). Perancangan produk furnitur foldable untuk ruang keluarga multifungsi di perumahan tipe 36 (studi kasus Perumahan Citra Bulan Indah, Klaten). Jurnal Desain Produk Nasional, 3(1), 72–85. https://doi.org/10.26760/jdpn.v3i1.167

Gunawan, Y. F., & Darmayanti, T. E. (2022). Pengaruh warna terhadap psikologi user di ZEN Family Spa & Reflexology Bandung. REKAJIVA Jurnal Desain Interior, 1(1), 14–28. https://ejurnal.itenas.ac.id/index.php/REKAJIVA/article/view/6221

Gustafsson, D. (2019). (thesis). Analysing the Double diamond design process through research & implementation. Retrieved 2019, from https://urn.fi/URN:NBN:fi:aalto-201907144349.

Hidayat, A. A., Anshory, B. J., & Nangoy, O. (2025). Perancangan desain interior Yesaya Healthy Reflexology & Family Massage dengan konsep serenity nature. Jurnal Desain Interior, 10(1), 11. https://doi.org/10.12962/j12345678.v10i1.19802

Ismiranti, A. S. (2023). Efektivitas interior rumah susun 18 m2 dengan konsep modular. Waca Cipta Ruang: Jurnal Ilmiah Desain Interior, 9(2), 87–91. https://doi.org/10.34010/wcr.v9i2.9683

Kilmer, R., & Kilmer, W. O. (2024). Designing interiors. John Wiley & Sons, Inc.

Kurniawan, A., & Tamami, A. Z. (2025). Estetika visual dan pengaruhnya terhadap kenyamanan psikologis dalam ruang. Imajinasi: Jurnal Ilmu Pengetahuan, Seni, dan Teknologi, 2(2), 82–94. https://doi.org/10.62383/imajinasi.v2i2.620

Lukovich, T. (2023). Artificial intelligence and architecture towards a new paradigm. YBL Journal of Built Environment, 8(1), 30–45. https://doi.org/10.2478/jbe-2023-0003

Neufert, E. (2002). Data arsitek (W. Hardani, Ed.; S. Tjahjadi & F. Chaidir, Trans.; 33rd ed.). Erlangga.

Maina, S. M., Munene, M., & Njeru, G. W. (2020). Towards Adaptive Standards for Multi-Purpose Interior Design in Low-Cost Housing Projects in Kenya. Africa Habitat Review, 14(3), 2011-2014. https://doi.org/10.66563/4azw4r19

Panero, J., & Zelnik, M. (1979). Human Dimensions & Interior Space. Whitney Library of Design; Architectural Press.

Pratama, F. M., & Suryani, N. (2023). Fleksibilitas ruang pada desain rumah mikro di Pondok Pinang 88 Residence. Prosiding Konferensi Berbahasa Indonesia Universitas Indraprasta PGRI, 186–193. https://doi.org/10.30998/kibar.27-10-2022.6313

Razzouk, R., & Shute, V., (2012). What Is Design Thinking and Why Is It Important? Review of Educational Research, 330–483. https://doi.org/10.3102/0034654312457429

Shodiq, D. E. (2022). Analisis proporsi populasi penduduk terhadap rumah tangga dengan hunian layak dan terjangkau. Jurnal Sains Edukatika Indonesia (JSEI), 4(1), 23–28. https://jurnal.uns.ac.id/jsei/article/view/70931

Sunarmi. (2013). Pendekatan pemecahan desain interior rumah tinggal. Ornamen, 10(1), 41–56. https://jurnal.isi-ska.ac.id/index.php/ornamen/article/download/1053/1045

Sunarmi, Dharsono, & Ariyanto, A. F. (2009). Penataan zoning interior rumah pajang upaya mengoptimalkan omset hasil kerajinan logam di Tumang, Boyolali. Dewa Ruci: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni, 6(1), 99–109. https://jurnal.isi-ska.ac.id/index.php/dewaruci/article/view/861

Wang, X., & Liu, T. (2022). Home-made blues: residential crowding and mental health in Beijing, China. Urban Studies, 60(3), 461–482. https://doi.org/10.1177/00420980221101707

Published

09/21/2026

How to Cite

Saputra, A. M. O., Sunarmi, S., & Haryanto, E. S. (2026). Strategi optimalisasi ruang dalam perancangan interior rumah tipe 36 satu lantai. Jurnal Desain, 13(4), 1739-1756. https://doi.org/10.30998/jd.v13i4.3302